Mau Hidup dari Dividen Saham? Simak 5 Tips Berikut

AKURAT.CO Investasi saham menjadi salah satu pilihan yang populer bagi para investor yang ingin mengembangkan kekayaan mereka. Salah satu alasan utama mengapa orang memilih investasi saham adalah untuk memperoleh pendapatan pasif, terutama melalui dividen.
Layaknya pendapatan pasif dari deposito berjangka atau time deposit, dividen juga bisa digunakan untuk membiayai kebutuhan hidup bulanan.
Jika di deposito berjangka dengan tingkat bunga di pasar saat ini berkisar 2-4% (bergantung periode pencairan baik 1, 3, 6, 12 ataupun 24 bulan dan jenis bank), Anda bisa meraih sekitar Rp20-40 juta per bulan jika Anda menabung Rp1 miliar di time deposit.
Baca Juga: Bank BUMN Ramai-ramai Tebar Dividen, Direksi Bank Ini Raup Cuan Terbesar
Namun besaran penghasilan pasif dividen bervariasi bergantung dari jumlah lot saham, DPR atau divident pay out ratio, jumlah portofolio emiten dan sebagainya.
Dividen sendiri merupakan pembagian keuntungan perusahaan kepada para pemegang saham sebagai imbal hasil atas kepemilikan mereka. Bagi investor yang mengutamakan pendapatan tetap dari portofolio mereka, berburu dividen saham menjadi fokus utama.
Namun, strategi ini membutuhkan pemahaman yang mendalam tentang cara memilih saham yang tepat serta konsistensi dalam mempertahankan portofolio.
Berikut adalah lima tips berburu dividen saham untuk membantu Anda mengoptimalkan investasi pasif Anda.
1. Kenali Perusahaan dengan Riwayat Dividen Konsisten
Saat mencari saham untuk investasi dividen, penting untuk memilih perusahaan yang memiliki riwayat pembayaran dividen yang konsisten. Perhatikan apakah perusahaan tersebut telah secara teratur membayar dividen selama beberapa tahun terakhir.
Anda dapat melacak riwayat dividen sebuah perusahaan melalui laporan keuangan tahunan dan situs web perusahaan. Perusahaan yang memiliki kebijakan dividen yang stabil menunjukkan kesehatan keuangan yang baik dan komitmen untuk membagi keuntungan dengan para pemegang saham.
2. Perhatikan Rasio Dividen terhadap Harga Saham
Rasio dividen terhadap harga saham, atau yang biasa disebut sebagai dividend yield, adalah indikator penting dalam mengevaluasi potensi pendapatan dividen dari suatu investasi. Rasio ini dihitung dengan membagi jumlah dividen tahunan per saham dengan harga saham saat ini, kemudian dikalikan dengan 100 untuk mendapatkan presentase.
Semakin tinggi dividend yield, semakin besar potensi pendapatan dividen yang dapat Anda peroleh. Namun, perlu diingat bahwa yield yang terlalu tinggi mungkin menandakan risiko yang lebih besar atau bahwa pasar telah menilai saham tersebut dengan tingkat risiko yang tinggi.
3. Evaluasi Keberlanjutan Dividen
Selain melihat riwayat dividen, penting juga untuk mengevaluasi keberlanjutan pembayaran dividen oleh perusahaan. Hal ini melibatkan analisis terhadap laba perusahaan, aliran kas, dan kinerja operasional secara keseluruhan. Perusahaan yang mampu mempertahankan atau bahkan meningkatkan pembayaran dividen meskipun dalam kondisi pasar yang sulit menunjukkan kekuatan finansial yang solid.
Selalu periksa rasio payout, yaitu persentase dari laba bersih yang digunakan untuk membayar dividen. Payout ratio yang terlalu tinggi bisa menjadi tanda peringatan bahwa perusahaan mungkin kesulitan mempertahankan pembayaran dividen di masa depan.
4. Diversifikasi Portofolio
Diversifikasi adalah kunci dalam mengurangi risiko investasi, termasuk dalam investasi saham dividen. Sebaiknya jangan hanya mengandalkan satu atau dua saham untuk pendapatan dividen Anda. Sebaliknya, sebarkan investasi Anda di berbagai sektor industri dan perusahaan dengan profil risiko yang berbeda-beda.
Dengan cara ini, Anda dapat mengurangi dampak negatif dari kinerja buruk satu atau dua saham dalam portofolio Anda. Diversifikasi juga membantu meningkatkan stabilitas pendapatan dividen Anda secara keseluruhan.
5. Reinvestasikan Dividen Anda
Salah satu cara terbaik untuk memaksimalkan potensi pertumbuhan portofolio Anda adalah dengan reinvestasi dividen. Alih-alih mengambil dividen dalam bentuk tunai, pertimbangkan untuk menggunakan dividen tersebut untuk membeli lebih banyak saham dari perusahaan yang sama atau bahkan dari perusahaan lain.
Dengan cara ini, Anda memanfaatkan kekuatan pemajemukan untuk meningkatkan jumlah saham yang Anda miliki, yang pada gilirannya akan meningkatkan pendapatan dividen Anda di masa depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










