Akurat

Capai Rp3,5 T, Laba Bank Danamon Nanjak 6 Persen di 2023

M. Rahman | 19 Februari 2024, 16:54 WIB
Capai Rp3,5 T, Laba Bank Danamon Nanjak 6 Persen di 2023

AKURAT.CO PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon atau Bank) mencetak Laba Bersih Setelah Pajak (NPAT) sebesar Rp3,5 triliun di tahun 2023, naik 6% secara tahunan dari posisi 2022 sebesar Rp3,3 triliun.

Raihan pertumbuhan laba tersebut tak lepas dari penyaluran kredit yang naik. Total kredit dan Trade and Finance tumbuh sebesar 19% secara tahunan ke Rp174,9 triliun, didukung oleh pertumbuhan dari keempat lini bisnis utama Danamon termasuk enterprise banking (EB) yang mencakup corporate dan commercial, small medium enterprises (SME), consumer banking, dan kendaraan bermotor lewat Adira Finance atau ADMF.

Pertumbuhan kredit ini lebih tinggi dari rata-rata pertumbuhan kredit industri perbankan yang mencapai 10% di sepanjang tahun 2023.

Portofolio kredit konsumen menunjukkan pertumbuhan kredit tertinggi mencapai 41% YoY yang ditopang oleh partnership dengan perusahaan real estat Jepang dan akuisisi portofolio kredit konsumen Standard Chartered Bank. Berfokus pada peningkatan produktivitas dan perbaikan proses, segmen Kredit UKM meningkatkan kreditnya sebesar 9% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Portofolio kredit dari segmen Enterprise Banking & Financial Institution memberikan kontribusi portofolio tertinggi mencapai Rp78,8 triliun, tumbuh 15% YoY. Pembiayaan otomotif dan multiguna yang tumbuh 25% YoY mencapai Rp55,7 triliun. Melalui peningkatan kolaborasi dengan Danamon dan MUFG, Adira Finance berhasil meningkatkan pembiayaan barunya sebesar 31% YoY di tahun 2023.

Baca Juga: Danamon Sinergi dengan Adira Finance dan MUFG Tawarkan Program/Promo di IIMS 2024

Pertumbuhan kredit yang pesat ini didukung dengan manajemen kualitas aset yang baik. Rasio Non-Performing Loan (NPL) - gross berhasil diturunkan menjadi 2,2%, dan rasio Loan at Risk (LAR) (termasuk restrukturisasi Covid-19 yang masih direlaksasi) berhasil turun menjadi 11,6%, membaik 100 basis poin (bps) YoY. Danamon juga menyeimbangkan pertumbuhan kredit yang tinggi dengan rasio cakupan NPL yang kuat pada 265,9%.

Danamon berhasil membukukan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 10% YoY, mencapai Rp140,4 triliun. Program berskala nasional seperti Danamon Hadiah Beruntun, implementasi Next Generation Branch, serta pengembangan platform digital secara berkelanjutan telah meningkatkan jangkauan dan keterlibatan nasabah.

Meski demikian, dana murah atau CASA (tabungan dan giro) turun, seiring strategi perusahaan yang fokus pada penghimpunan dana yang berkelanjutan. Penghimpunan dana akan difokuskan agar bisa menggenerate transkasi di platform ataupun fitur Grup Danamon.  

Direktur Utama PT Bank Danamon Indonesia Tbk, Daisuke Ejima, mengatakan di tengah kondisi tingkat suku bunga yang tinggi, Danamon berhasil meningkatkan Net Interest Margin (NIM) sebesar 20 bps menjadi 8,2%. Pendapatan operasional juga meningkat sebesar 7% YoY menjadi Rp18,2 triliun. Danamon membukukan kenaikan  dibandingkan tahun sebelumnya.

"Danamon menutup tahun 2023 dengan rekor baru khususnya dalam penyaluran kredit. Hal ini tercapai melalui eksekusi strategi kami yang disiplin dan menguatnya kolaborasi secara grup dengan MUFG dan Adira Finance. Sejalan dengan arahan strategis kami di tahun 2024-2026, hal ini memberikan landasan bagi Danamon untuk tumbuh sebagai financial group dan terus memberikan kontribusi nyata terhadap perekenomian Indonesia," ujar Daisuke dalam paparan secara online, Senin (19/2/2024).

Kredit Keberlanjutan

Direktur Syariah dan Sustainability Finance PT Bank Danamon Indonesia Tbk, Herry Hykmanto menambahkan, Danamon telah melakukan upaya progresif menuju keuangan berkelanjutan dengan berpartisipasi dalam berbagai inisiatif pengembangan ekonomi hijau dan berkelanjutan di Tanah Air. Sepanjang tahun 2023, Danamon mencatat pertumbuhan portofolio kredit KKUB (Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan) sebesar 24% YoY, mencapai 22% dari total kredit bank.

Dicontohkan, untuk kredit ke Energi Baru Terbarukan atau EBT misalnya, sudah dialokasikan sekitar Rp1,6 triliun yang merupakan bagian dari fasilitas Rp2,3 triliun yang disiapkan.

Melanjutkan perjalanannya untuk mencapai Net Zero Carbon Emission pada operasionalnya, Danamon telah melakukan berbagai inisiatif dekarbonisasi di tahun 2023 seperti implementasi penggunaan dari Panel Surya, Lampu LED, dan EV Charging Station di Gedung-gedung Danamon, serta peremajaan ekosistem melalui penanaman bakau.

Tahun 2023 juga menjadi awal keterlibatan Danamon dalam Bursa Karbon sebagai upaya untuk mendukung transisi ke energi terbarukan dan penyeimbangan karbon emisi melalui kepemilikan Karbon Kredit.

Optimalisasi Layanan Digital 

Pada tahun 2023, Danamon telah meluncurkan 22 fitur terbaru dalam aplikasi D-Bank PRO (digital banking untuk nasabah perorangan) yang menawarkan fleksibilitas dalam pengelolaan rekening dan transaksi, serta memberikan akses yang lebih luas terhadap solusi keuangan, termasuk pinjaman, wealth management, dan valas. Spesifik untuk digital banking bagi nasabah bisnis, aplikasi Danamon Cash Connect telah dikembangkan lebih lanjut dan menawarkan modul yang lebih komprehensif untuk layanan Cash Management dan Financial Supply Chain.

Lebih lanjut pada tahun 2023, Danamon telah mengimplementasikan konsep Next Generation Branch di 53 cabang yang tersebar di 18 kota. Pengembangan digital ini mendukung peningkatan jumlah transaksi sebesar 154% dan peningkatan nilai transaksi sebesar 18% selama tahun 2023. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rahman
Yosi Winosa