Kinerja Apik BNI Dipercaya Terus Berlanjut Sampai Akhir Tahun

AKURAT.CO PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) yang berhasil mencetak pertumbuhan laba 15,1% hingga kuartal III-2023 menjadi Rp15,75 triliun.
Anggota Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun memberikan apresiasi terhadap pencapaian tersebut.
Kinerja bottom line BNI yang apik ini tak lepas dari berbagai inisiatif dan strategi ekspansi kredit ke segmen berkualitas tinggi seperti blue chip swasta dan BUMN, kredit konsumer hingga anak usaha.
Baca Juga: Optimalkan Momentum Akhir Tahun, BNI Dorong Pengembangan Segmen UMKM
Misbakhun percaya bahwa performa ciamik BNI bakal terus berlanjut hingga akhir tahun 2023.
"Menuju akhir tahun, prospek kinerja BNI masih bagus karena pertumbuhan kredit domestik masih tinggi seiring dengan kegiatan ekonomi terutama konsumsi rumah tangga dan investasi yang terus terjaga sehingga turut mendorong permintaan kredit lanjutan. Perbankan Top 4 memang solid, termasuk BNI," ujarnya di Jakarta, Senin (4/12/2023).
Adapun dari sisi kinerja saham, emiten pelat merah berkode BBNI ini diprediksi bakal terguyur sentimen positif dari aksi korporasi stock split. Dalam sepekan terakhir, saham BBNI menguat 60 poin atau sekitar 1,24% ke level Rp4.880.
"Prospek sahamnya masih cukup solid terlihat dari fundamental yang cukup kuat selain dari pertumbuhan laba yang konsisten seperti Non Performing Loan rendah di bawah 5 persen, serta Liquidity Coverage Ratio, dan Net Interest Margin yang cukup sangat cukup," pungkas Misbakhun.
Seperti diketahui, BNI membukukan laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp15,75 triliun pada kuartal III-2023. Laba bersih itu tumbuh 15,05% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/yoy) yang sebesar Rp13,69 triliun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










