Akurat Logo

Mana Yang Benar, BNI Life Dijual atau Tidak?

Viona Sebastian Nolani | 18 November 2022, 16:35 WIB
Mana Yang Benar, BNI Life Dijual atau Tidak?

AKURAT.CO, Perusahaan asuransi jiwa milik PT Bank Negara Indonesia Tbk yaitu BNI Life dikabarkan akan dijual ke perusahaan asuransi lain.

Bloomberg pada Senin (14/11/2022) melaporkan, ada perusahaan yang tertarik mengakuisisi BNI Life yang berasal dari perusahaan asuransi asing dan konglomerasi besar asal Indonesia, di antaranya Singapura Life Holdings Pte (Singlife), Prudential Plc, dan PT Astra Internasional Tbk.

Namun, Corporate Secretary BNI Okky Rushartomo justru menipis kabar ini. Menurutnya, BNI hingga saat ini tidak memiliki rencana untuk menjual bisnis asuransinya, yaitu BNI Life.

"BNI secara grup masih fokus untuk mengembangkan bisnis, yang salah satunya melalui peningkatan nilai tambah anak perusahaan," kata Okky dilansir dari Kontan.co.id Rabu malam (16/11/2022).

Ia menambahkan, BNI Life saat ini tetap akan fokus pada pengembangan bisnis asuransi jiwa, kesehatan, dan proteksi. Lebih lanjut, layanan ini akan secara bertahap diintegrasikan dengan layanan BNI, termasuk melalui layanan BNI Mobile Banking.

Selain mengoptimalkan bisnis perusahaan anak yang sudah ada saat ini, BNI juga sedang berupaya memperkuat lini bisnisnya dengan membentuk perusahaan anak baru.

"BNI akan mengakuisisi Bank Mayora, membentuk BNI Ventura, serta BNI Securities Pte Ltd di Singapura," pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Keuangan BNI Life Eben Eser hanya memberikan komentar sedikit mengenai kabar akan dijualnya BNI Life ini. 

"Saya belum tahu info (ini) dan hanya mengetahui dari media saja," kata dia kepada Kontan.co.id, Rabu (16/11/2022).

Sebagai gambaran, BNI menjadi pemegang saham mayoritas di BNI Life sebanyak 60% saham. Sisanya dimiliki oleh Sumitomo Life Insurance Co sebanyak 40% saham.[]

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.