Akurat Logo

Pengamat Klaim Langkah VIVA Jual Saham MDIA Cerdas dan Inovatif

Khaerul S | 15 Maret 2021, 18:30 WIB
Pengamat Klaim Langkah VIVA Jual Saham MDIA Cerdas dan Inovatif

AKURAT.CO Pengamat Pasar Modal Lucky Bayu Purnomo menilai langkah PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) dalam menjual saham PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) terhadap skema pelunasan seluruh utang Grup VIVA merupakan salah satu langkah yang cerdas dan inovatif di tengah kondisi pandemi Covid-19 saat ini.

"Mengapa cerdas dan inovatif? Sebab, tidak memberikan efek dilusi terhadap kepemilikan pemegang saham lainnya di MDIA serta tidak menyebabkan perubahan pengendalian terhadap MDIA dan entitas anaknya," tuturnya pada saat konferensi pers bersama media di Jakarta.

Tak hanya itu saja, lanjutnya, harga jual beli saham MDIA dilakukan di atas nilai buku. Utang dapat di-manage dengan baik dan kendali atas MDIA tetap berada di tangan VIVA.

Maka dengan itu, penyelesaian utang secara komprehensif ini diharapkan akan memberikan manfaat yang signifikan kepada Grup VIVA. 

"Diantaranya adalah mengurangi kewajiban utang Perseroan dan Entitas Anak dalam denominasi USD sehingga menghilangkan risiko fluktuasi penurunan nilai mata uang rupiah terhadap USD dan biaya hedging. Kemudian adanya perbaikan posisi keuangan Perseroan dengan meningkatnya ekuitas Perseroan karena jual-beli saham obyek dilaksanakan dengan harga Rp 158 per saham, lebih tinggi dari nilai buku," paparnya. 

Sedangkan, tambahnya, neraca keuangan yang lebih sehat dan arus kas yang kuat juga akan memberikan keleluasaan kepada Perseroan untuk mengembangkan bisnis di ranah media digital dengan memanfaatkan footprint dan inventory yang dimiliki ANTV dan tvOne. 

Senada dengan Lucky, Presiden Direktur PT Visi Media Asia Tbk, Anindya Novyan Bakrie menyampaikan bahwa manajemen VIVA memastikan dengan cash settlement dan diselesaikannya transaksi penjualan saham MDIA akan menyebabkan utang perseroan menjadi lunas dengan tetap memperhatikan ketentuan mengenai harga penjualan minimal saham obyek.

“Dengan diselesaikannya transaksi penjualan saham ini, VIVA akan menjadi perseroan bebas utang - debt free company,” ujar Presiden Direktur PT Visi Media Asia Tbk, Anindya Novyan Bakrie.

Dengan level utang di CATV yang sangat sustainable, tambahnya, Grup VIVA menjadi semakin lincah bergerak mengembangkan bisnis media digital via entitas anak perusahaan dan portfolio bisnis digital lainnya. 

“Proses transformasi digital seluruh bisnis inti VIVA sudah kami mulai dan inisiatif diversifikasi konten-konten VIVA dan memperluas jangkauan (reach) nya melalui berbagai platform digital untuk memanjakan konsumen milenial dan centennial akan diluncurkan dalam waktu dekat,” pungkasnya.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Khaerul S
A