Reformasi Bea Cukai Harus Total dan Tanpa Kompromi

AKURAT.CO Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, mendesak Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) melakukan pembenahan besar-besaran di tengah citra lembaga yang terus tercoreng.
Anggota Komisi XI DPR RI, Tommy Kurniawan, menegaskan bahwa reformasi DJBC harus dilakukan menyeluruh dan tanpa kompromi.
Tommy menyebut perbaikan di DJBC sudah menjadi kebutuhan mendesak, mengingat berbagai persoalan yang selama ini membayangi kinerja direktorat tersebut.
Ia mendukung penuh langkah Menkeu Purbaya dalam melakukan evaluasi dan pembenahan internal.
Salah satu masalah utama yang disorot ialah praktik under invoicing, yaitu pelaporan nilai barang jauh di bawah harga sebenarnya, yang merugikan negara dari potensi bea masuk maupun bea keluar.
Kasus ini kembali mencuat setelah Menkeu Purbaya melakukan sidak ke salah satu kantor bea cukai.
Dalam sidak itu ditemukan barang impor yang dicatat hanya bernilai 7 dolar AS, padahal harga pasar barang tersebut mencapai Rp40 juta hingga Rp50 juta.
“Under invoicing bukan persoalan kecil. Potensi kerugian negara sangat besar. Karena itu, ketika Pak Purbaya meminta DJBC berbenah, saya sangat mengapresiasi dan mendukung langkah tersebut,” kata Tommy, Jumat (28/11/2025).
Baca Juga: Prabowo Akui Sulit Hilangkan Korupsi di RI: Sudah Sangat Berat, Saya Tidak Punya Tongkat Nabi Musa
Ia juga menyoroti masih longgarnya pintu masuk barang-barang ilegal ke Indonesia.
Menurutnya, hal itu menimbulkan dugaan adanya praktik kongkalikong dan celah besar dalam pengawasan aparat kepabeanan.
“Masuknya barang ilegal yang begitu mudah jelas menunjukkan adanya celah pengawasan yang harus segera ditutup. Menteri Keuangan harus tegas, dan DJBC wajib melakukan pembenahan internal secara terbuka,” ujarnya.
Meski begitu, Tommy tetap optimistis DJBC masih dapat berbenah dan mengembalikan kepercayaan publik.
Ia menilai, dengan komitmen kuat dari pimpinan Kementerian Keuangan dan keseriusan internal DJBC, reformasi kepabeanan dapat berjalan efektif.
“Saya optimistis DJBC bisa berenang, tidak tenggelam dalam masalah. Dengan perbaikan nyata, DJBC pasti bisa memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan negara,” tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK






