Akurat Logo

Mantap! 10.300 Rumah di Jakarta Masuk Program Bedah Rumah 2026

Esha Tri Wahyuni | 2 November 2026, 08:20 WIB
Mantap! 10.300 Rumah di Jakarta Masuk Program Bedah Rumah 2026
Menteri PKP, Maruarar Sirait saat melakukan survei bedah rumah di Kampung Boncos, Palmerah, Jakarta Barat - AKURAT.CO/Esha Tri Wahyuni

AKURAT.CO Pemerintah mengalokasikan 10.300 unit bantuan Program Bedah Rumah untuk wilayah DKI Jakarta pada 2026. Jumlah tersebut meningkat tajam dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai 158 unit.

Salah satu kawasan yang menjadi perhatian pemerintah adalah Kampung Boncos, Kelurahan Kota Bambu Selatan, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait meninjau langsung calon penerima bantuan bedah rumah di kawasan tersebut bersama Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Dadang Hartanto.

Baca Juga: Kementerian PKP Siapkan Aturan Baru Pengajuan Rumah Subsidi, Yuk Simak!

Dalam kunjungan tersebut, Maruarar melihat kondisi rumah milik warga bernama Broto. Rumah seluas sekitar 35 meter persegi tersebut dihuni oleh 13 orang, termasuk Broto. Keterbatasan ekonomi membuat keluarga itu kesulitan memperbaiki kondisi tempat tinggal secara mandiri.

Berdasarkan hasil peninjauan, rumah tersebut mengalami sejumlah kerusakan. Struktur rangka atap dan ring balok dilaporkan dalam kondisi rapuh.

Sedangkan seluruh bagian atap juga masih menggunakan asbes. Selain itu, rumah tersebut belum memiliki fasilitas sanitasi dan penghawaan yang memadai serta kerap mengalami banjir.

"Kami hari ini datang dengan Kapolda Metro Jaya. Tujuan kami satu, membedah rumah Bapak. Kami mengapresiasi seluruh tim yang sudah menetapkan penerima bantuan dengan tepat sasaran," ujar Maruarar dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (2/11/2026).

Baca Juga: Program Bedah Rumah 2026 Dikebut, Realisasi di Sejumlah Daerah Masih Rendah

Menurut Maruarar, penyaluran bantuan perumahan harus dilakukan secara transparan agar masyarakat yang benar-benar membutuhkan dapat menerima manfaat program pemerintah.

Dirinya juga meminta media ikut mengawasi proses penetapan penerima bantuan agar tidak terjadi kesalahan sasaran dalam pelaksanaannya.

"Kami ingin media yang datang juga memastikan kalau penentuan calon penerima bantuan ini transparan dan tepat sasaran. Jangan sampai bantuan dari negara tidak tepat sasaran," katanya.

Selain Broto, terdapat dua warga lainnya yang menjadi calon penerima bantuan di lokasi tersebut, yakni Isnaini dan Muhamad. Ketiganya merupakan warga yang diusulkan oleh Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat.

Pekerjaan bedah rumah di lokasi itu direncanakan mulai 12 November 2026 dan ditargetkan selesai pada 26 Desember 2026.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.