Akurat

Jasa Marga Siapkan Layanan Tol Hadapi Lonjakan Arus Libur Maulid

Dedi Hidayat | 5 September 2025, 20:05 WIB
Jasa Marga Siapkan Layanan Tol Hadapi Lonjakan Arus Libur Maulid

AKURAT.CO Jasa Marga memastikan kesiapan layanan operasi jalan tol Jasa Marga Group berjalan dengan optimal selama periode Libur Maulid Nabi Muhammad SAW 1447H/2025.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono memastikan seluruh layanan akan berjalan optimal terutama di ruas jalan tol yang berpotensi menjadi destinasi wisata favorit pengguna jalan saat libur panjang.

Ruas jalan tersebut diantaranya Jalan Tol Jagorawi untuk wilayah Puncak serta Jalan Tol Jakarta-Cikampek dan Cipularang untuk yang menuju arah Trans Jawa dan Bandung.

Baca Juga: Laba Bersih Jasa Marga Susut 20,27 Persen di Semester l-2025

“Selain memastikan keberfungsian peralatan tol di gardu, kami juga menambah jumlah petugas dan mobile reader untuk menambah kapasitas transaksi di gerbang tol-gerbang tol utama. Tidak hanya di gerbang tol, potensi terjadinya kepadatan di lajur pun kami antisipasi dengan penempatan petugas di titik-titik rawan kepadatan,” kata Rivan, Jumat (5/9/2025).

Jasa Marga mencatat sebanyak 184.824 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada H-1 periode libur Maulid Nabi Muhammad SAW 1447H/2025 atau pada Kamis, 4 September 2025 sampai Jumat, 5 September 2025 pukul 06.00 WIB.

Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikupa (ke arah Merak), GT Ciawi (ke arah Puncak), dan GT Cikampek Utama (ke arah Trans Jawa) dan GT Kalihurip Utama (ke arah Bandung).

“Total volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini naik 40,56% jika dibandingkan lalin normal,” ujar Rivan.

Baca Juga: Dirut Jasa Marga Ajak Masyarakat Manfaatkan Diskon Tarif Tol 20 Persen di 10 Ruas Strategis

Selain itu, Rivan menambahkan dalam mengantisipasi lonjakan volume lalu lintas, Jasa Marga berkomitmen mendukung pelaksanaan implementasi Surat Keputusan Bersama (SKB) mengenai pembatasan operasional angkutan barang diberlakukan di ruas Jalan Tol.

Seperti di Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road I (JORR I), Jakarta-Cikampek, Palimanan-Kanci, Batang-Semarang, Cipularang, Padaleunyi, Krapyak-Jatingaleh, Jatingaleh-Srondol, Jatingaleh-Muktiharjo dan Semarang-Solo.

“Pembatasan operasional angkutan barang ini diberlakukan pada hari Kamis, 4 September 2025 pukul 15.00 WIB s.d 24.00 WIB, lalu hari Jumat, 5 September 2025 pukul 06.00 WIB s.d 18.00 WIB dan pada hari Minggu, 7 September 2025 pukul 06.00 WIB s.d 22.00 waktu setempat di sejumlah ruas jalan tol Jasa Marga Group,” tutur Rivan.

Adapun, untuk distribusi lalu lintasan meninggalkan Jabotabek menuju ke tiga arah yaitu dengan mayoritas sebanyak 92.515 kendaraan 50,1% menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 48.410 kendaraan 26,2% menuju arah Barat (Merak) dan 43.899 kendaraan 23,8% menuju arah Selatan (Puncak). Adapun rincian distribusi lalin adalah sebagai berikut:

ARAH TIMUR (TRANS JAWA & BANDUNG)

Lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek, dengan jumlah 50.375 kendaraan, naik sebesar 98,7% dari lalin normal.

Lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang, dengan jumlah 42.140 kendaraan, naik sebesar 55,4% dari lalin normal.

Total lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa dan Bandung melalui kedua GT tersebut adalah sebanyak 92.515 kendaraan, naik sebesar 76,4% dari lalin normal.

ARAH BARAT (MERAK)

Lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Merak melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak adalah sebanyak 48.410 kendaraan, naik sebesar 1,6% dari lalin normal.

ARAH SELATAN (PUNCAK)

Sementara itu, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabotabek menuju arah Puncak melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 43.899 kendaraan, naik sebesar 39,9% dari lalin normal.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.