Akurat

790 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek saat Libur Idul Adha 2025

Hefriday | 6 Juni 2025, 13:55 WIB
790 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek saat Libur Idul Adha 2025

AKURAT.CO PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkirakan sebanyak 790.196 kendaraan akan meninggalkan wilayah Jabodetabek selama libur Idul Adha 1446 Hijriah yang jatuh pada periode 6 hingga 9 Juni 2025.

Prediksi tersebut merupakan akumulasi arus lalu lintas dari empat Gerbang Tol (GT) utama yang menjadi pintu keluar dari wilayah metropolitan.

Empat gerbang tol utama yang dimaksud adalah GT Cikupa untuk arah Merak, GT Ciawi ke arah Puncak, GT Cikampek Utama menuju jalur Trans Jawa, dan GT Kalihurip Utama ke arah Bandung. Kenaikan volume kendaraan ini mencapai 19,44% dibandingkan dengan kondisi lalu lintas normal.

“Pergerakan kendaraan selama libur panjang kali ini menunjukkan antusiasme masyarakat untuk bepergian, baik untuk mudik, wisata, maupun silaturahmi,” ujar Direktur Utama Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (6/6/2025).

Baca Juga: Sukses Kawal Arus Mudik dan Balik Lebaran 2025, Jasa Marga Resmi Tutup Satgas Operasional Idulfitri 1446 H

Secara rinci, arah Timur mencatat arus kendaraan terbesar dengan total 385.892 kendaraan atau setara 48,8% dari total volume. Angka ini mencakup kendaraan menuju Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama sebanyak 193.259 unit dan ke Bandung melalui GT Kalihurip Utama sebanyak 192.633 unit.

Kedua jalur ini mencatat lonjakan signifikan masing-masing sebesar 52% dan 33,82% dari lalu lintas harian normal.

Sementara itu, kendaraan yang mengarah ke Barat atau menuju Merak tercatat sebanyak 215.814 unit, mengalami sedikit penurunan sebesar 3,28% dibandingkan hari biasa. Adapun arus ke arah Selatan, yaitu menuju kawasan wisata Puncak melalui GT Ciawi, mencapai 188.491 kendaraan, meningkat sebesar 12,65%.

Rivan menekankan pentingnya perencanaan perjalanan bagi para pengguna jalan tol. Ia mengimbau masyarakat untuk mengunduh aplikasi Travoy, yang disediakan oleh Jasa Marga, guna memperoleh informasi lalu lintas secara real-time, lokasi rest area, tarif tol, dan fitur pendukung lainnya.

Baca Juga: Antisipasi Kemacetan, Jasa Marga Berlakukan Contraflow di Tol Jagorawi Arah Puncak

“Aplikasi Travoy dilengkapi dengan CCTV, info kondisi jalur, fitur pembayaran tol (GetPay), serta peta digital yang akan memudahkan pengendara dalam mengatur rute dan waktu perjalanan,” jelas Rivan.

Dirinya berharap teknologi ini dapat membantu menciptakan perjalanan yang aman dan nyaman.

Di samping itu, Jasa Marga juga mengimbau pengguna jalan untuk memperhatikan kondisi fisik pengemudi dan kendaraan sebelum memulai perjalanan jauh. Kesiapan kendaraan dan pengendara menjadi faktor krusial untuk mencegah kecelakaan di tengah lonjakan volume kendaraan.

Pemudik juga diminta untuk memanfaatkan rest area secara bijak, tidak hanya untuk istirahat fisik, tetapi juga untuk memeriksa kembali kebutuhan logistik seperti BBM, makanan, dan saldo uang elektronik. Disiplin dalam mematuhi rambu lalu lintas serta arahan petugas menjadi bagian dari tanggung jawab bersama menjaga keselamatan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Andi Syafriadi