Jasa Marga Siapkan Strategi Hadapi Lonjakan Lalin Nataru 2025/2026

AKURAT.CO PT Jasa Marga (Persero) Tbk. melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division (JMT), selaku pengelola jalan tol di wilayah Jabodetabek dan Bandung, menegaskan komitmennya untuk menjaga kualitas layanan dalam menghadapi arus lalu lintas selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
JMT memaparkan berbagai kesiapan operasional serta langkah antisipatif dalam menghadapi potensi lonjakan volume lalu lintas di wilayah Jawa Barat II, khususnya Ruas Tol Cipularang dan Padaleunyi.
Senior General Manager JMT, Widiyatmiko Nursejati menyampaikan bahwa puncak arus mudik Natal 2025 diprediksi terjadi pada 20 Desember 2025, sedangkan puncak arus mudik Tahun Baru 2026 diperkirakan jatuh pada 24 Desember 2025.
Sementara itu, puncak arus balik Natal 2025 diprediksi terjadi pada 28 Desember 2025 dan puncak arus balik Tahun Baru 2026 pada 4 Januari 2026.
"Pada puncak arus mudik Natal, volume kendaraan yang melintasi Gerbang Tol Kalihurip Utama menuju Bandung diperkirakan mencapai 672.457 kendaraan atau meningkat 0,9 % dibandingkan periode yang sama tahun 2024," kata Widyatmiko dalam keterangannya dikutip, Minggu (21/12/2025).
Untuk mendukung kelancaran lalu lintas selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, mengacu pada SKB Dirjen Perhubungan Darat, Dirjen Perhubungan Laut, Dirjen Bina Marga, dan Kakorlantas tanggal 28 November 2025 dilakukan pengaturan pembatasan operasional angkutan barang.
Pembatasan ini diberlakukan pada 19–20 Desember 2025, 24–28 Desember 2025, serta 2–4 Januari 2026, mulai pukul 00.00 hingga 24.00 WIB, sebagai upaya mencegah terjadinya kepadatan lalu lintas.
Menghadapi potensi peningkatan volume lalu lintas, JMT telah menyiapkan sejumlah langkah strategis, mulai dari pengaturan dan rekayasa lalu lintas yang dilakukan melalui koordinasi dengan kepolisian, peningkatan layanan operasional dan transaksi, pengoperasian ruas tol fungsional sesuai diskresi kepolisian, penambahan kapasitas lajur dan gerbang tol, peningkatan layanan rest area, hingga optimalisasi pemanfaatan teknologi.
Baca Juga: Kinerja Stabil, Jasa Marga Perkuat Bisnis Tol dan Ekspansi Travoy Hub
JMT juga akan terus mensosialisasikan informasi kondisi lalu lintas di jalan tol wilayah Jabodetabek dan Bandung melalui media konvensional, media daring, serta kanal media digital perusahaan.
“Kami telah mengantisipasi potensi kepadatan akibat peningkatan volume lalu lintas, di antaranya dengan memastikan kesiapan infrastruktur melalui penyelesaian pekerjaan konstruksi sebelum periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 serta observasi rutin untuk mengantisipasi potensi lubang dan kerusakan jalan. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari kesiapan layanan preservasi,” ujar Widiyatmiko.
Berbagai persiapan juga telah dilakukan pada layanan transaksi dengan memastikan kapasitas gerbang tol mampu menampung volume kendaraan guna mencegah antrean. Selain itu, seluruh fasilitas pendukung, seperti CCTV, Dynamic Message Sign (DMS), Road Traffic Monitoring System (RTMS), serta radio komunikasi dipastikan berfungsi secara optimal.
Widiyatmiko Nursejati juga mengingatkan pengguna jalan untuk menjaga stamina selama perjalanan dengan memanfaatkan rest area yang telah dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, seperti toilet, air bersih, tempat ibadah, ruang laktasi, hingga SPBU modular, agar perjalanan tetap aman dan nyaman.
“Kami optimistis, dengan persiapan yang matang serta sinergi antara Jasa Marga dan seluruh pemangku kepentingan, perjalanan masyarakat selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dapat berlangsung dengan lancar, aman, dan nyaman,” tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini








