Akurat

PTPP Berencana Divestasi dan Likuidasi 63 Anak Usaha

Yosi Winosa | 30 April 2025, 22:57 WIB
PTPP Berencana Divestasi dan Likuidasi 63 Anak Usaha

AKURAT.CO PT PP (Persero) Tbk (PTPP) tengah mengkaji 63 anak perusahaan baik yang langsung maupun yang terafiliasi untuk dilakukan divestasi hingga likuidasi. 

Direktur Utama PTPP, Novel Arsyad mengungkapkan pihaknya tengah menyusun seluruh anak usaha dengan kinerja masing-masing. 
 
"Jadi langkah kami beberapa hal, baik dari sisi apakah itu di divestasi ataukah ada langkah dekonsolidasi dan juga mungkin juga likuidasi dan mana-mana saja yang harus kita kembangkan karena punya potensi yang cukup bagus ke depan," jelasnya dalam Konferensi Pers Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun Buku 2024 di Plaza PP, Jakarta, Rabu (30/4/2025). 
 
Novel menuturkan, langkah-langkah ini dilakukan untuk memperbaiki kinerja perseroan. Pasalnya ia mengakui bahwa, ada beberapa anak usaha yang memang menjadi beban bagi induk. 
 
Adapun anak usaha yang akan dilakukan divestasi diantaranya, PT PP Infrastruktur, PT Celebes Railway, PT Ultra Mandiri Telekomunikasi hingga PT PP Semarang Demak. Novel pun memberikan bocoran untuk anak usaha yang akan dilikuidasi yaitu yang memang sulit untuk dikembangkan oleh perseroan.
 
 
"Jadi kalau nanti saya ngomong nama salah, (intinya) yang sulit kita kembangkan sedang kita kaji ada beberapa, tapi itu adalah langkah strategis kita. Jadi baik itu konsol, kemudian kita melakukan divestasi, kita melakukan likuidasi, kemudian kita memang kita tumbuhkan lebih besar, itu adalah langkah-langkah strategis kita," tuturnya. 
 
Novel menegaskan, langkah strategis ini tentunya akan sejalan dengan core bisnis perseroan yang telah ditentukan oleh Kementerian BUMN. Ia pun menyebutkan, ada 63 anak usaha yang memang tengah dikaji oleh perseroan. 
 
"Anak perusahaannya banyak, ada afiliasi. Kita tuh punya 63, dan sedang dikaji semua. Sabar, pasti kita kasih tau. Karena untuk performance PP yang lebih bagus. Jadi kita supaya jangan terbebani di situ. Mana yang bukan core pasti kita geser," imbuhnya. 
 
Kemudian, lanjut Novel, anak usaha yang bisnisnya memang tidak bisa dipertahankan maka akan dilakukan likudiasi. Namun, untuk anak usaha yang masih bisa dikembangkan maka akan dikembangkan dan didukung perseroan. 
 
"Dan mana yang mungkin tadinya konsolidasi menjadi dekonsol supaya tidak membebani induknya. Ini langkah-langkah strategisnya kita kaji semua dan tahun ini pasti kita akan selesaikan," tukas Novel. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.