Akurat

Wow.. 5 Miliar Barel 'Harta Karun' Gas Di Pulau Seram Maluku, Sudah Ada Investor Tertarik

Hefriday | 19 Februari 2023, 08:29 WIB
Wow.. 5 Miliar Barel 'Harta Karun' Gas Di Pulau Seram Maluku, Sudah Ada Investor Tertarik

AKURAT.CO SKK Migas berhasil menemukan indikasi hidrokarbon berupa gas  melalui kegiatan pengetesan ulang uji lapisan di sumur eksplorasi Lofin-2 (re-entry). SKK Migas bersama Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) Citic Seram Energy Ltd mengklaim temuan 15,02 juta kaki kubik gas per hari atau MMSCFD  di Pulau Seram, Maluku.

Menurut Kepala Divisi Pemboran SKK Migas, Surya Widyantoro, saat ini timnya dan Citic Seram Energy masih bekerja dan berada di lokasi guna memantau dan melakukan testing kekuatan semburan hidrokarbon. Selain itu, Rig GW#123 juga masih terus bekerja untuk pengetesan ulang sumur eksplorasi tersebut.

"Jadi kami melakukan pengetesan ulang dimaksudkan untuk menguji dan mengevaluasi potensi hidrokarbon pada batuan karbonat formasi Manusela," kata Surya melalui keterangan tertulisnya, dikutip hari ini.

Selanjutnya, saat ini tim SKK Migas dan Citic Seram Energy masih bekerja dan berada di lokasi, untuk memantau dan melakukan testing kekuatan semburan hidrokarbon.

“Flaring saat well testing sudah dilakukan dan semburan gas cukup bagus,” kata Surya.

Penemuan 'harta karun' di Pulau Seram itu, tepatnya di sumur eksplorasi Lofin-2 (re-entry), Desa Seti, Kecamatan Seram Utara Timur, Seti, Kabupaten Maluku Tengah.

Setelah dilakukan pengetesan ulang uji lapisan sumur eksplorasi Lofin-2 (re-entry) yang memiliki objektif utama di batuan karbonat formasi Manusela, ditemukan aliran gas sebesar 15,02 juta kaki kubik gas per hari atau MMSCFD pada bukaan choke64/64 inci.

Sebagai informasi, sumur Lofin-2 (re-entry) ditajak pada 31 Oktober 2014 dan mencapai kedalaman akhir di 19,230 ftMD pada 19 Juli 2015.

Menurut Surya, temuan gas di Pulau Seram ini memiliki tantangan yang cukup besar dalam operasional kegiatan pengetesan sumur eksplorasi karena berada di wilayah remote sehingga memerlukan waktu yang cukup lama. 

Plt Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Mohammad Kemal mengatakan temuan gas ini merupakan angin segar eksplorasi masif, agresif, dan efisien yang terus dilakukan SKK Migas Bersama KKKS.

Kemal menambahkan, potensi cadangan minyak bumi di Pulau Seram, Maluku masih cukup besar dan setidaknya, potensi cadangan mencapai bisa mencapai lima miliar barel.

“Kita punya potensi cadangan minyak, yaitu Pulau Seram dan Warim Papua, dan Alhamdulillah sudah ada investor yang tertarik untuk melihat datanya,” kata Kemal.

Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi adalah kegiatan negara/pemerintah, KKKS hanya menjadi operator dan diawasi dan dikendalikan manajemen operasinya oleh SKK Migas, sehingga berbeda dengan kegiatan swasta perkebunan dan tambang pada umumnya. []

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Editor
Hefriday