Akurat

Apa Itu Literasi Digital? Pengertian, Manfaat, dan Contohnya

Ratu Tiara | 1 Februari 2026, 18:42 WIB
Apa Itu Literasi Digital? Pengertian, Manfaat, dan Contohnya

AKURAT.CO Di era teknologi yang semakin berkembang, kemampuan menggunakan internet dan perangkat digital menjadi kebutuhan utama.

Namun, sekadar bisa menggunakan gadget saja tidak cukup. Diperlukan pemahaman yang lebih dalam agar aktivitas digital dilakukan secara cerdas, aman, dan bertanggung jawab. Di sinilah pentingnya literasi digital.

Lalu, apa itu literasi digital? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Baca Juga: Dukung Literasi Digital Remaja, TikTok Gandeng Sekolah dan Komunitas Orang Tua

Pengertian Literasi Digital

Literasi digital adalah kesadaran, sikap, dan keterampilan individu dalam memanfaatkan alat serta media digital untuk mengidentifikasi, mengelola, mengevaluasi, dan mensintesis informasi digital secara efektif.

Menurut UNESCO, literasi digital mencakup aspek teknis, kognitif, dan sosial-emosional yang memungkinkan seseorang berpartisipasi aktif di masyarakat digital secara etis dan kreatif.

Sementara itu, di Indonesia, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud) menekankan literasi digital sebagai kemampuan menggunakan media digital untuk menemukan, memahami, serta memanfaatkan informasi secara cerdas, bertanggung jawab, dan sesuai hukum.

Pilar Utama Literasi Digital

Literasi digital memiliki empat pilar utama yang terdiri dari, antara lain:

1. Keterampilan Teknis (Digital Skills)

Kemampuan dasar dalam mengoperasikan perangkat, aplikasi, dan platform digital untuk mencari, membuat, serta berbagi informasi.

2. Etika Digital (Digital Ethics)

Pemahaman norma moral, sopan santun, dan tanggung jawab hukum dalam interaksi online agar menciptakan konten yang bertanggung jawab.

3  Budaya Digital (Digital Culture)

Kemampuan memahami dan menerapkan kebiasaan serta nilai sosial yang selaras dengan perkembangan teknologi digital, termasuk kolaborasi, partisipasi aktif, dan interaksi positif di komunitas daring.

4. Keamanan Digital (Digital Safety)

Upaya dan strategi untuk melindungi data pribadi, privasi, serta akun digital dari berbagai ancaman siber, seperti phishing, malware, peretasan, dan pelanggaran keamanan.

Manfaat Literasi Digital

Literasi digital membawa dampak positif besar dalam kehidupan modern, terutama di era informasi yang melimpah. 

1. Membantu menyaring informasi yang benar dan akurat dari banjir konten digital.

2. Mencegah penyebaran hoaks dan ujaran kebencian melalui evaluasi kritis.

3. Meningkatkan produktivitas belajar dan bekerja dengan penggunaan alat digital efektif.

4. Menjaga keamanan data dan identitas digital dari ancaman siber.

5. Membentuk perilaku bijak dan etis di ruang digital untuk interaksi yang sehat.

Contoh Penerapan Literasi Digital

Berikut beberapa contoh literasi digital dalam kehidupan sehari-hari:

1. Memeriksa sumber berita sebelum membagikannya di media sosial untuk hindari hoaks.

2. Mengatur privasi akun dan kata sandi dengan aman guna lindungi data pribadi.

3. Menggunakan internet untuk belajar, riset, atau pengembangan diri secara efektif.

4. Menghargai karya orang lain dengan tidak melakukan plagiarisme saat konten kreatif.

5. Berkomunikasi secara sopan dan bertanggung jawab di dunia maya untuk interaksi positif.

Baca Juga: Tegaskan Negara Hadir untuk Seluruh Pekerja, Wamenkomdigi Angga Raka : Perkuat Literasi Digital dan Perlindungan Buruh

Pentingnya Literasi Digital di Era Modern

Tingginya arus informasi digital membuat siapapun berpotensi terpapar konten negatif setiap hari.

Tanpa literasi digital yang baik, pengguna internet mudah terjebak hoaks, penipuan online, dan penyalahgunaan teknologi.

Oleh karena itu, literasi digital menjadi bekal penting bagi pelajar, mahasiswa, pekerja, hingga masyarakat umum. Kemampuan ini memungkinkan adaptasi dan perkembangan di era digital secara sehat dan aman.

Literasi digital bukan hanya tentang kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga sikap cerdas, kritis, serta bertanggung jawab di dunia digital.

Vidhia Ramadhanti (Magang) 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
R