Chatbot AI Disorot karena Gunakan Grokipedia Elon Musk sebagai Sumber Informasi

AKURAT.CO Sejumlah chatbot AI populer dilaporkan merujuk Grokipedia, ensiklopedia daring milik Elon Musk, sebagai sumber jawaban bagi pengguna. Temuan ini memicu kekhawatiran karena Grokipedia memiliki rekam jejak konten bermasalah.
Grokipedia sebelumnya diketahui memuat berbagai klaim keliru dan narasi kontroversial. Beberapa di antaranya berkaitan dengan pembenaran perbudakan serta penyebaran disinformasi kesehatan.
Laporan investigasi Guardian mengungkap bahwa ChatGPT dari OpenAI termasuk chatbot yang mengutip Grokipedia. Sumber tersebut digunakan dalam jawaban terkait isu internasional dan topik sensitif lainnya.
Dalam salah satu contoh, ChatGPT disebut mengutip Grokipedia untuk klaim yang telah dibantah tentang Sir Richard Evans. Evans merupakan sejarawan Inggris yang dikenal luas atas perannya melawan penyangkal Holocaust.
Tak hanya ChatGPT, chatbot Claude milik Anthropic juga dilaporkan melakukan hal serupa. Claude disebut mengandalkan Grokipedia dalam menjawab pertanyaan tertentu dari pengguna.
Baca Juga: Elon Musk: China Berpotensi Lampaui Dunia dalam Komputasi AI
OpenAI menanggapi laporan ini dengan menyatakan bahwa sistem pencarian ChatGPT mengambil informasi dari beragam sumber publik. Perusahaan juga menegaskan adanya filter keamanan untuk mengurangi risiko konten berbahaya.
Menurut OpenAI, setiap jawaban ChatGPT dilengkapi dengan atribusi sumber agar pengguna dapat menilai kredibilitas informasi. Hal ini diklaim sebagai bagian dari upaya transparansi.
Para ahli keamanan AI mengingatkan bahwa model bahasa besar rentan dimanipulasi untuk menyebarkan disinformasi. Teknik seperti 'LLM grooming' disebut dapat memengaruhi sumber dan keluaran jawaban AI.
Grokipedia sendiri didukung oleh perusahaan AI xAI dan terhubung dengan chatbot Grok milik Elon Musk. Grok sebelumnya menuai kontroversi karena memunculkan konten ekstrem di platform X, sebagaimana dikutip dari Mashable, Selasa (27/1/2026).
Elon Musk menciptakan Grokipedia sebagai alternatif Wikipedia yang kerap ia kritik. Namun, dalam praktiknya, Grokipedia justru kerap disorot karena menyebarkan informasi keliru pada isu politik dan ideologis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









