Akurat

SpaceX Turunkan Orbit Ribuan Satelit Starlink Demi Kurangi Risiko Tabrakan

Petrus C. Vianney | 3 Januari 2026, 14:05 WIB
SpaceX Turunkan Orbit Ribuan Satelit Starlink Demi Kurangi Risiko Tabrakan

AKURAT.CO SpaceX berencana menurunkan orbit ribuan satelit Starlink untuk meningkatkan keselamatan di ruang angkasa. Kebijakan ini diambil setelah insiden ledakan satelit dan nyaris tabrakan dengan satelit China.

Perusahaan menyebut kepadatan objek di orbit Bumi rendah semakin meningkat. Kondisi ini berpotensi memicu tabrakan yang membahayakan satelit aktif.

Saat ini, lebih dari 9.000 satelit Starlink beroperasi mengelilingi Bumi. Dari jumlah tersebut, sekitar 4.400 satelit akan diturunkan orbitnya.

Orbit satelit akan dipindahkan dari ketinggian 550 kilometer menjadi sekitar 480 kilometer. Proses ini akan dilakukan secara bertahap dalam beberapa bulan ke depan.

"Jumlah objek puing-puing dan konstelasi satelit yang direncanakan secara signifikan lebih rendah di bawah 500km," ujar Michael Nicolls selaku Wakil Presiden Starlink Engineering, dikutip dari The Verge, Jumat (2/1/2026).

Penurunan orbit juga mempercepat proses deorbit saat satelit bermasalah. Satelit yang sudah habis masa pakainya pun bisa lebih cepat terbakar di atmosfer.

Keputusan ini penting karena jumlah satelit global terus bertambah. Pada akhir dekade ini, total satelit di orbit Bumi rendah diperkirakan mencapai 70.000 unit.

Di sisi lain, SpaceX mencatat tahun operasional yang sibuk pada 2025. Starlink kini melayani sekitar 9,25 juta pelanggan di lebih dari 155 negara dan wilayah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.