Akurat

Cara Memotong Video di CapCut: Panduan Lengkap untuk Pemula dan Profesional

Naufal Lanten | 17 Desember 2025, 12:53 WIB
Cara Memotong Video di CapCut: Panduan Lengkap untuk Pemula dan Profesional

AKURAT.CO CapCut telah menjadi salah satu aplikasi editing video terpopuler saat ini, terutama bagi kreator konten yang ingin membuat video menarik tanpa ribet. Dikembangkan oleh ByteDance, perusahaan di balik TikTok, CapCut menawarkan berbagai fitur canggih mulai dari pemotongan video, penambahan efek, transisi, hingga pengaturan audio dan teks. Bagi pemula maupun editor berpengalaman, kemampuan dasar seperti memotong video menjadi langkah pertama yang wajib dikuasai. Artikel ini akan membahas cara memotong video di CapCut secara lengkap, mulai dari langkah dasar hingga teknik lanjutan yang bisa meningkatkan kualitas video Anda.


Apa Itu CapCut dan Mengapa Populer?

CapCut hadir dengan antarmuka yang intuitif sehingga mudah digunakan siapa saja. Fitur utamanya meliputi:

  • Timeline Editor: Memudahkan pengeditan urutan klip video dengan cepat.

  • Precision Cutting: Memungkinkan pemotongan video dengan akurasi frame-by-frame.

  • Multi-track Editing: Mendukung pengeditan beberapa lapisan video dan audio secara bersamaan.

  • Export Options: Menyediakan berbagai format dan kualitas video untuk disesuaikan dengan platform yang digunakan.

Memahami fitur-fitur ini akan membuat proses pemotongan video lebih efisien, terutama jika Anda ingin menghasilkan konten profesional yang siap diunggah ke media sosial.


Persiapan Sebelum Memotong Video

Sebelum memulai, ada beberapa hal yang sebaiknya dipersiapkan agar proses editing berjalan lancar:

  1. Pastikan aplikasi CapCut sudah diinstal dan diperbarui ke versi terbaru.

  2. Siapkan video yang ingin diedit, pastikan tersimpan di galeri perangkat.

  3. Periksa kapasitas penyimpanan perangkat karena editing video membutuhkan ruang yang cukup.

  4. Tutup aplikasi lain untuk mengoptimalkan kinerja perangkat.

  5. Jika memungkinkan, gunakan perangkat dengan layar lebih besar agar proses editing lebih nyaman.

Mengenal antarmuka CapCut terlebih dahulu juga sangat penting. Luangkan waktu untuk menjelajahi menu dan fitur agar proses editing nanti lebih cepat dan tepat.


Cara Memotong Video di CapCut: Langkah Dasar

Memotong video di CapCut bisa dilakukan dalam beberapa langkah mudah:

  1. Buka aplikasi CapCut dan pilih “New Project”.

  2. Pilih video dari galeri perangkat Anda.

  3. Setelah video muncul di timeline, geser marker ke titik yang ingin dipotong.

  4. Ketuk ikon gunting di bagian bawah layar.

  5. Gunakan handle pemotongan di kedua ujung untuk menentukan bagian yang ingin dipertahankan atau dihapus.

  6. Ketuk “Split” untuk memotong video pada titik tersebut.

  7. Pilih potongan yang tidak diinginkan dan ketuk ikon tempat sampah.

  8. Ulangi proses untuk bagian lain sesuai kebutuhan.

CapCut menyimpan perubahan secara otomatis, sehingga Anda tidak perlu khawatir kehilangan progress. Fitur Undo dan Redo juga memudahkan jika ingin membatalkan atau mengulangi langkah tertentu.


Teknik Memotong Video Lanjutan

Setelah menguasai teknik dasar, Anda bisa mencoba beberapa metode lanjutan untuk membuat video lebih profesional:

  • Precision Cutting: Gunakan zoom pada timeline untuk memotong video secara akurat frame-by-frame.

  • Split Screen: Memotong dan menyusun ulang klip untuk membuat efek layar terbagi.

  • Reverse Cutting: Mengatur urutan klip secara terbalik untuk efek kreatif.

  • Transition Cuts: Gunakan transisi antara klip agar alur video lebih halus.

  • Audio Syncing: Memotong video sesuai beat audio untuk sinkronisasi yang menarik.

Eksperimen dengan teknik-teknik ini bisa meningkatkan kualitas konten dan memberi sentuhan unik pada video Anda.


Tips Memotong Video Agar Terlihat Profesional

Untuk hasil yang lebih rapi dan profesional, perhatikan beberapa tips berikut:

  1. Rencanakan Pemotongan: Tonton video secara keseluruhan dan tentukan bagian penting yang akan dipotong.

  2. Kontinuitas: Pastikan transisi antar klip terasa alami agar alur cerita tidak terganggu.

  3. Gunakan Keyframes: Atur efek atau transisi secara gradual.

  4. Pertahankan Ritme: Sesuaikan panjang setiap klip agar video tetap dinamis dan menarik.

  5. Coba Cutting Patterns: Gunakan variasi jump cuts atau match cuts untuk efek visual yang menarik.

Selain teknik, storytelling tetap menjadi kunci. Setiap potongan harus berkontribusi pada narasi keseluruhan agar video lebih memikat penonton.


Optimasi Setelah Memotong Video

Setelah memotong video, beberapa langkah optimasi bisa membuat hasil akhir lebih profesional:

  • Color Grading: Sesuaikan tone dan warna untuk menciptakan mood tertentu.

  • Audio Balancing: Pastikan suara konsisten di seluruh video.

  • Stabilisasi Video: Kurangi guncangan jika video diambil secara handheld.

  • Aspect Ratio: Sesuaikan rasio aspek sesuai platform, misalnya 16:9 untuk YouTube atau 9:16 untuk TikTok.

  • Rendering Preview: Cek kembali transisi dan efek sebelum mengekspor.

Langkah-langkah ini memastikan video terlihat rapi, profesional, dan nyaman ditonton.


Tren Editing Video yang Perlu Diperhatikan

Agar konten tetap relevan, adaptasikan tren terkini dalam editing:

  • Vertical Video: Cocok untuk tampilan smartphone.

  • Micro-Content: Video pendek dengan informasi padat.

  • Seamless Transitions: Transisi halus agar video mengalir natural.

  • Text Overlay: Teks animasi untuk memperkuat pesan.

  • Minimalist Editing: Editing sederhana namun efektif, fokus pada konten.

Mengikuti tren ini membantu video Anda lebih menarik dan sesuai dengan gaya konsumsi konten audiens modern.


Cara Mengubah Ukuran Video di CapCut

Selain memotong, CapCut juga memungkinkan Anda menyesuaikan ukuran video:

  1. Unggah video dari perangkat, CapCut Cloud Space, atau drag-and-drop file.

  2. Pilih rasio aspek sesuai kebutuhan, misalnya untuk YouTube, Instagram, atau tetap di rasio asli.

  3. Gunakan fitur Latar Belakang untuk mengubah warna atau menambahkan blur.

  4. Gunakan ikon Split untuk memangkas panjang video, dan jika tidak puas, ketuk Batalkan untuk mengulang.

  5. CapCut menyediakan banyak fitur tambahan seperti pengeditan berbasis transkrip, overlay teks, efek suara, filter, dan transisi.

Langkah terakhir, ekspor video ke perangkat atau bagikan langsung ke platform media sosial.


Tips Tambahan untuk Editing Video yang Lebih Mantap

  • Rencanakan Cerita Video: Pahami momen penting dan buat titik masuk/keluar yang tepat.

  • Perhatikan Resolusi: Gunakan video sumber resolusi tinggi agar fleksibel saat pemotongan.

  • Hindari Pemangkasan Berlebihan: Terlalu banyak memangkas bisa membingungkan penonton.

  • Audio Seimbang: Pastikan dialog jelas dan transisi audio halus.

  • Cadangkan Rekaman Asli: Simpan versi asli untuk referensi atau backup.

  • Pratinjau Sebelum Ekspor: Pastikan alur, visual, dan audio konsisten.

  • Minta Umpan Balik: Bagikan video untuk mendapatkan perspektif lain dan perbaiki hasil editing.

Dengan mengikuti panduan ini, Anda bisa membuat video yang tidak hanya menarik, tapi juga profesional dan siap bersaing di platform media sosial.

Baca Juga: East Ventures Guyur Videotto, Startup Video Editing Berbasis AI

Baca Juga: 5 Aplikasi Editing Desain Saat Canva Down, Gratis dan Mudah Diakses!

FAQ

1. Apa itu CapCut dan untuk apa digunakan?
CapCut adalah aplikasi editing video populer yang dikembangkan oleh ByteDance. Aplikasi ini digunakan untuk memotong video, menambahkan efek, transisi, teks, dan mengedit audio agar video lebih menarik dan profesional.

2. Bagaimana cara memotong video di CapCut?
Untuk memotong video, buka CapCut, pilih “New Project”, masukkan video, geser marker ke titik yang ingin dipotong, ketuk ikon gunting, lalu pilih “Split”. Hapus bagian yang tidak diinginkan dengan ikon tempat sampah.

3. Apakah CapCut menyimpan perubahan secara otomatis?
Ya, CapCut menyimpan setiap perubahan secara otomatis. Anda juga bisa menggunakan fitur Undo dan Redo untuk membatalkan atau mengulangi langkah tertentu.

4. Apa perbedaan antara pemotongan dasar dan lanjutan di CapCut?
Pemotongan dasar hanya memotong dan membuang bagian video. Pemotongan lanjutan meliputi Precision Cutting (frame-by-frame), Split Screen, Reverse Cutting, Transition Cuts, dan Audio Syncing untuk hasil profesional.

5. Bagaimana cara memotong video sesuai ritme musik?
Gunakan fitur Audio Syncing di CapCut. Potong video sesuai beat atau ritme audio agar video dan musik sinkron dan lebih menarik.

6. Apa tips agar hasil pemotongan video terlihat profesional?
Beberapa tips penting: rencanakan pemotongan, perhatikan kontinuitas antar klip, gunakan keyframes, pertahankan ritme visual, dan coba berbagai pola cutting seperti jump cuts atau match cuts.

7. Bagaimana cara menyesuaikan ukuran video di CapCut?
Unggah video, pilih rasio aspek sesuai kebutuhan (misal 16:9 untuk YouTube, 9:16 untuk TikTok), lalu gunakan fitur Latar Belakang atau crop untuk menyesuaikan tampilan.

8. Apa yang harus diperhatikan sebelum mengekspor video?
Pastikan video telah di-pratinjau untuk memeriksa alur, transisi, audio, dan kualitas visual. Simpan versi cadangan dari video asli untuk referensi jika diperlukan.

9. Bagaimana menghindari pemangkasan berlebihan pada video?
Fokus pada momen penting dan alur cerita. Hindari memangkas terlalu banyak agar narasi tetap jelas dan penonton tidak bingung. Uji pemahaman video melalui feedback sebelum publikasi.

10. Apakah ada tips untuk mengikuti tren editing video terkini?
Ya, beberapa tren yang bisa diikuti: Vertical Video untuk smartphone, Micro-Content, transisi halus (Seamless Transitions), overlay teks animasi (Text Overlay), dan Minimalist Editing untuk fokus pada konten

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.