Google Kembangkan Browser AI Eksperimental Disco dengan GenTabs

AKURAT.CO Google memperkenalkan browser eksperimental bernama Disco sebagai bagian dari uji coba teknologi web masa depan. Peramban ini dikembangkan oleh tim Chrome dan dirilis melalui Google Labs.
Disco dirancang untuk menggabungkan pencarian, penelusuran web dan pembuatan aplikasi berbasis kecerdasan buatan (AI) dalam satu alur kerja. Pengguna cukup memasukkan permintaan, lalu sistem akan membuka berbagai tab relevan secara otomatis.
Tidak hanya menampilkan tautan, Disco juga mampu membuat aplikasi web khusus sesuai kebutuhan pengguna. Contohnya, permintaan rencana perjalanan dapat diubah menjadi aplikasi perencana interaktif.
Fitur utama dalam browser ini disebut GenTabs, yaitu tab kaya informasi yang dihasilkan oleh model AI Gemini. GenTabs menyatukan data dari berbagai situs dan menyusunnya menjadi antarmuka aplikasi mini.
GenTabs memanfaatkan kemampuan Gemini dalam membuat antarmuka interaktif sekali pakai. Pendekatan ini berbeda dari pencarian tradisional yang biasanya hanya menampilkan teks atau gambar.
Dalam praktiknya, pengguna membuat 'proyek' di Disco alih-alih membuka tab biasa. Di dalam proyek tersebut, pengguna dapat berinteraksi melalui chat sekaligus menjelajah berbagai situs web.
Saat pengguna menambahkan referensi baru, GenTabs akan memperbarui kontennya secara otomatis. Dengan begitu, aplikasi yang dibuat tetap relevan dengan sumber yang sedang dibuka.
Konsep ini mendorong kolaborasi aktif antara pengguna dan AI. Pengguna tetap menjelajah web, sementara AI merangkum dan mengolah informasi menjadi alat yang lebih berguna.
Google menegaskan bahwa Disco bukan pengganti Chrome dan tidak ditujukan sebagai browser umum. Proyek ini bermula dari hackathon internal dan berkembang sebagai eksperimen eksploratif, sebagaimana dikutip dari keterangan resminya, Senin (15/12/2025).
Meski masih dalam tahap awal, Disco dinilai sebagai salah satu demo browser AI paling ambisius. Jika dikembangkan lebih lanjut, konsep GenTabs berpotensi mengubah cara pengguna memanfaatkan web.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









