Akurat

Strategi Trading Crypto Saat Pasar Bearish: DCA, Short Sell hingga Manajemen Risiko

Leo Farhan | 14 Desember 2025, 22:23 WIB
 Strategi Trading Crypto Saat Pasar Bearish: DCA, Short Sell hingga Manajemen Risiko

AKURAT.CO Saat pasar crypto melemah, kepanikan kerap muncul di kalangan trader. Namun, kondisi bearish justru dapat menjadi peluang jika dihadapi dengan strategi yang disiplin.

Untuk trader yang menginginkan keamanan dan efisiensi, memilih web trading terpercaya adalah hal yang sangat penting. Platform yang dapat diandalkan menawarkan eksekusi order yang cepat, grafik waktu nyata, serta alat analisis teknikal yang lengkap. 

Dengan manajemen risiko yang baik, pemahaman tren, serta pemanfaatan fitur platform trading modern, trader tetap dapat aktif dan mencari peluang keuntungan meski harga aset turun.

Memilih platform trading crypto yang aman dan efisien menjadi kunci utama. Platform tepercaya umumnya menawarkan eksekusi cepat, grafik real-time, serta alat analisis teknikal yang lengkap. Di Indonesia, beberapa platform telah mendukung trading futures crypto dengan leverage dan fitur charting profesional, salah satunya Pintu Futures.

Pintu Futures merupakan fitur trading derivatif di aplikasi Pintu yang memungkinkan perdagangan kontrak berjangka crypto dengan leverage hingga 25x.

Dengan antarmuka yang sederhana, dukungan limit order, stop order, serta biaya kompetitif, fitur ini dapat digunakan oleh trader pemula maupun profesional. Likuiditas tinggi pada pasangan populer seperti XRPUSDT Perpetual juga membantu meminimalkan slippage dan mempercepat eksekusi order.

Strategi yang Dapat Diterapkan di Pasar Bearish

Dollar Cost Averaging (DCA) menjadi strategi yang banyak digunakan saat harga turun. Dengan membeli aset secara bertahap dalam jumlah tetap, trader memperoleh harga rata-rata yang lebih stabil tanpa harus menebak titik terendah.

Pintu menyediakan fitur Auto DCA yang memungkinkan pembelian otomatis harian, mingguan, atau bulanan sehingga strategi berjalan konsisten dan minim tekanan emosional.

Selain itu, mengalihkan sebagian portofolio ke stablecoin dapat membantu menjaga nilai modal di tengah volatilitas tinggi. Aset stabil ini memberikan fleksibilitas bagi trader untuk masuk kembali saat harga turun lebih dalam, sekaligus menjaga likuiditas portofolio.

Bagi trader yang lebih aktif, short selling melalui Pintu Futures menjadi opsi lain. Dengan kontrak perpetual seperti XRP/USDT, BTC/USDT, dan ETH/USDT, trader dapat meraih keuntungan saat harga menurun.

Fitur leverage yang dapat disesuaikan memungkinkan pengelolaan risiko sesuai toleransi masing-masing, selama margin mencukupi. Disiplin penggunaan stop-loss dan take-profit juga sangat penting.

Stop-loss membantu membatasi kerugian ketika pergerakan pasar tidak sesuai prediksi, sementara take-profit mengamankan keuntungan saat target tercapai. Kombinasi keduanya membuat strategi lebih terukur dan menghindari keputusan impulsif.

Pentingnya Analisis Tren dan Manajemen Risiko

Dalam pasar bearish, grafik jangka pendek sering kali sulit dibaca. Karena itu, trader disarankan fokus pada tren besar seperti kanal harga mingguan, area support dan resistance utama, serta pola teknikal jangka menengah hingga panjang. Indikator seperti moving average, MACD, dan RSI dapat membantu mengonfirmasi sinyal masuk dan keluar.

Manajemen risiko tetap menjadi fondasi utama, antara lain dengan membatasi penggunaan leverage, menggunakan dana siap risiko, melakukan diversifikasi portofolio, serta memantau sentimen dan berita global yang dapat memengaruhi pasar crypto secara signifikan.

Secara keseluruhan, penurunan pasar crypto bukanlah akhir, melainkan peluang bagi trader yang disiplin dan terencana. Dengan strategi yang tepat, kondisi bearish dapat dimanfaatkan untuk membangun portofolio, meningkatkan pemahaman risiko, dan mempersiapkan potensi keuntungan saat pasar kembali pulih.

Namun, trader tetap disarankan melakukan riset mandiri dan hanya menggunakan dana yang tidak dibutuhkan dalam waktu dekat, mengingat risiko dan volatilitas tinggi di pasar aset crypto.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.