AKURAT.CO Flashdisk yang tiba-tiba meminta format setiap kali dicolok sering membuat banyak pengguna panik, terutama ketika di dalamnya tersimpan dokumen penting, foto, atau data pekerjaan. Situasi ini biasanya muncul mendadak, tanpa tanda-tanda kerusakan sebelumnya.
Dilansir dari Microsoft Learn, Flashdisk yang tiba-tiba tidak terbaca dan sistem Windows langsung meminta format, padahal sebelumnya masih normal. Kondisi seperti ini menunjukkan adanya masalah pada sistem file, struktur penyimpanan, atau kompatibilitas pembacaan perangkat.
Masalah ini biasanya muncul ketika pengguna mencolokkan flashdisk ke perangkat berbeda, memindahkan data dalam jumlah besar, atau ketika komputer mati secara mendadak saat transfer file.
Flashdisk kemudian terbaca sebagai RAW atau tidak memiliki format yang dikenali Windows, sehingga muncul peringatan format.
Banyak kasus terjadi di berbagai perangkat, mulai dari laptop kerja, komputer warnet, hingga PC rumahan, terutama ketika port USB mulai aus atau sistem mengalami error pembacaan.
Dalam beberapa kasus lain, peringatan format muncul setelah flashdisk dipindahkan dari perangkat lama ke perangkat dengan sistem operasi terbaru. Hal ini membuat Windows gagal membaca struktur file.
Kerusakan sistem file, kesalahan proses baca, hingga gangguan fisik dapat menjadi pemicu utama.
Untuk memahami masalah lebih jauh, berikut penyebab lengkap dan solusi aman yang bisa dilakukan agar data tidak hilang.
Penyebab Utama Flashdisk Minta Format Saat Dicolok
1. Sistem File Rusak atau Berubah Menjadi RAW
Kerusakan sistem file biasanya terjadi akibat pencabutan flashdisk tanpa “Eject,” komputer mati mendadak, atau kesalahan saat proses pemindahan data.
Jika sistem file berubah menjadi RAW, Windows langsung memunculkan pesan format karena tidak dapat mengenali struktur penyimpanan.
2. Flashdisk Terinfeksi Virus atau Malware
Virus tertentu dapat mengubah struktur direktori atau menyembunyikan file, membuat flashdisk terbaca sebagai perangkat rusak.
Infeksi malware dapat menyebabkan Windows gagal membaca tabel file sehingga memicu peringatan format.
3. Kesalahan Driver atau Port USB Bermasalah
Port USB yang longgar, rusak, atau driver yang tidak kompatibel menyebabkan flashdisk salah terbaca.
Windows menganggap flashdisk tidak memiliki sistem file sehingga meminta format.
4. Flashdisk Mengalami Bad Sector atau Kerusakan Fisik
Bad sector dapat terjadi karena usia perangkat, benturan, atau kualitas memori yang menurun.
Kerusakan fisik membuat data tidak bisa diakses sehingga Windows merekomendasikan format sebagai satu-satunya cara membaca ulang perangkat.
Solusi Flashdisk Minta Format Tanpa Kehilangan Data
1. Jangan Klik “Format”
Format akan menghapus seluruh data. Langkah pertama adalah mengabaikan opsi format dan beralih ke metode pemulihan.
2. Coba Colok ke Port USB dan Komputer Lain
Periksa port lain atau gunakan di komputer berbeda untuk memastikan masalah bukan berasal dari perangkat pembaca.
3. Gunakan Software Data Recovery
EaseUS Data Recovery Wizard dapat memulihkan file sebelum proses format dilakukan. Software ini mampu membaca struktur file bahkan ketika Windows tidak bisa.
4. Setelah Data Aman, Lakukan Format Flashdisk
Format diperlukan jika flashdisk sudah tidak mungkin dibaca normal. Format ulang akan menghapus semua struktur rusak dan membuat flashdisk bisa digunakan kembali tanpa error.
Flashdisk yang terus meminta format bukan berarti data-data hilang. Masalah ini biasanya muncul karena kerusakan sistem file, port USB bermasalah, infeksi virus, atau kerusakan fisik.
Salsabilla Nur Wahdah (Magang)