Akurat

Microsoft dan Nvidia Siapkan Investasi Besar untuk Anthropic Senilai Rp502 Triliun

Petrus C. Vianney | 20 November 2025, 15:03 WIB
Microsoft dan Nvidia Siapkan Investasi Besar untuk Anthropic Senilai Rp502 Triliun

 

AKURAT.CO Microsoft dan Nvidia berencana menanamkan modal baru untuk Anthropic melalui kerja sama yang mencakup penggunaan layanan cloud Microsoft senilai $30 miliar (sekitar Rp502 triliun). Kesepakatan ini mempererat hubungan para raksasa teknologi dengan pesaing utama OpenAI.

Perusahaan menyebut bahwa Nvidia siap mengucurkan hingga $10 miliar (sekitar Rp167 triliun) untuk investasi tersebut. Sementara itu, Microsoft menargetkan suntikan dana sekitar $5 miliar (sekitar Rp83 triliun).

Sumber yang memahami rencana ini mengatakan kedua perusahaan juga akan ikut dalam pendanaan Anthropic berikutnya. Kebijakan ini menunjukkan upaya kuat mereka dalam mendukung pertumbuhan perusahaan AI tersebut.

Kolaborasi ini menunjukkan besarnya kebutuhan industri terhadap daya komputasi untuk membangun model AI yang lebih canggih. Kesepakatan tersebut juga membuat Microsoft dan Nvidia semakin dekat dengan Anthropic sebagai pesaing utama di pasar AI generatif.

CEO Microsoft Satya Nadella mengatakan kedua perusahaan akan saling memanfaatkan teknologi satu sama lain. Ia menegaskan Microsoft juga akan menggunakan model terbaru Anthropic di platformnya.

Mengurangi Ketergantungan pada OpenAI

Kesepakatan ini muncul setelah OpenAI melakukan restrukturisasi besar yang memberi mereka ruang gerak operasional lebih luas. Upaya tersebut kemudian diikuti kontrak cloud senilai $38 miliar (sekitar Rp636 triliun) dengan Amazon yang mengurangi ketergantungannya pada Microsoft.

CEO Sam Altman juga menargetkan investasi hingga $1,4 triliun (sekitar Rp23 kuadriliun) untuk membangun 30 gigawatt kapasitas komputasi. Rencana ini menunjukkan ambisi besar OpenAI dalam memperkuat infrastruktur AI mereka.

Tiga tahun setelah peluncuran ChatGPT, sejumlah investor mulai khawatir pertumbuhan AI bergerak lebih cepat dari dasar yang mendukungnya. Kekhawatiran ini muncul karena perkembangan yang pesat belum sepenuhnya diikuti pencapaian fundamental.

Para analis menilai kerja sama yang saling menopang pendapatan antarperusahaan bisa memicu risiko gelembung industri. Gil Luria dari D.A. Davidson menyebut kemitraan baru tersebut sebagai upaya untuk mengurangi dominasi OpenAI dalam ekosistem AI.

Anthropic Bertumpu pada Pasar Korporasi

Didirikan pada 2021 oleh mantan staf OpenAI, Anthropic kini bernilai sekitar $183 miliar (sekitar Rp3.066 triliun). Perusahaan ini tumbuh cepat dan menjadi pesaing kuat berkat meningkatnya jumlah pelanggan korporat.

Pendapatan Anthropic diperkirakan naik dua hingga tiga kali lipat menjadi sekitar $26 miliar (sekitar Rp435 triliun) pada tahun depan. Basis pelanggannya juga telah melampaui 300.000 perusahaan, sebagaimana dikutip dari Reuters, Rabu (19/11/2025).

Dalam kerja sama terbaru ini, Anthropic dan Nvidia akan mengembangkan chip dan model AI untuk meningkatkan kinerja. Kolaborasi tersebut diharapkan memperkuat kemampuan komputasi keduanya.

Anthropic juga memanfaatkan infrastruktur hingga 1 gigawatt dengan perangkat keras Nvidia Grace Blackwell dan Vera Rubin. Kapasitas sebesar itu diperkirakan menelan biaya antara $20 (sekitar Rp335 triliun) hingga $25 miliar (sekitar Rp418 triliun).

Microsoft akan menyediakan akses model Claude terbaru melalui Azure AI Foundry, menjadikan Claude satu-satunya model papan atas yang tersedia di tiga penyedia cloud besar. Sementara itu, Amazon tetap menjadi mitra utama cloud dan pelatihan model Anthropic.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.