Apa yang Menjadi Pembeda antara Digital Citizen dan Citizen Journalism, Bagaimana Karakteristik Mereka? Ini Jawabannya!

AKURAT.CO Di era yang serba terhubung ini, istilah digital citizen dan citizen journalism kian sering muncul dalam berbagai diskusi mengenai masyarakat modern berbasis internet. Sekilas keduanya tampak serupa karena sama-sama melibatkan partisipasi aktif warga di dunia maya. Namun, bila ditelusuri lebih dalam, keduanya memiliki perbedaan mendasar dalam hal tujuan, peran, serta karakteristiknya.
Perkembangan teknologi informasi telah melahirkan dua fenomena penting ini. Digital citizen menyoroti perilaku individu dalam menggunakan teknologi secara bijak dan etis, sementara citizen journalism lebih menekankan pada peran masyarakat sebagai pembawa informasi dan berita di ranah digital.
Dikutip dari Buku Manajemen Pelayanan Publik Teori, Regulasi, Inovasi, dan Tantangan Era Society 5.0 karya Ir. Tedi Rizalihadi dkk (2025: 192), pelayanan publik digital merupakan bentuk transformasi digital untuk meningkatkan kualitas, aksesibilitas, dan akuntabilitas birokrasi. Transformasi inilah yang kemudian juga melahirkan warga digital dan jurnalisme warga sebagai bagian dari ekosistem informasi yang dinamis.
Pengertian dan Karakteristik Digital Citizen
Digital citizen atau warga digital merupakan individu yang menggunakan teknologi digital secara bertanggung jawab, etis, dan aman dalam berbagai aspek kehidupan. Mereka tidak hanya memanfaatkan internet untuk hiburan, tetapi juga untuk pendidikan, pekerjaan, hingga partisipasi dalam kegiatan sosial dan politik digital.
Seorang digital citizen memahami bahwa setiap tindakan di dunia maya meninggalkan jejak digital yang perlu dijaga. Oleh karena itu, mereka cenderung berpikir sebelum membagikan sesuatu, menghargai privasi orang lain, serta mematuhi norma dan etika berinternet.
Berikut beberapa karakteristik utama dari digital citizen:
-
Mengedepankan etika dan norma saat berinteraksi di internet.
-
Menghargai privasi diri sendiri maupun orang lain.
-
Aktif berpartisipasi dalam komunitas digital secara positif.
-
Menggunakan teknologi untuk hal-hal yang produktif dan bermanfaat.
-
Menyadari dan bertanggung jawab terhadap jejak digital yang mereka tinggalkan.
Menjadi digital citizen berarti tidak hanya mahir menggunakan teknologi, tetapi juga memiliki kesadaran moral untuk menciptakan ruang digital yang sehat, aman, dan saling menghormati.
Memahami Citizen Journalism dan Ciri-Cirinya
Berbeda dari warga digital secara umum, citizen journalism atau jurnalisme warga berfokus pada aktivitas peliputan dan penyebaran informasi oleh masyarakat biasa. Dalam praktiknya, setiap orang bisa menjadi jurnalis warga asalkan memiliki niat untuk melaporkan peristiwa nyata di sekitarnya melalui media digital.
Sebagaimana dijelaskan oleh Stories Indonesia, citizen journalism adalah praktik di mana warga biasa berperan aktif dalam mengumpulkan dan mendistribusikan berita melalui media digital. Teknologi menjadi pintu bagi masyarakat untuk turut serta dalam proses jurnalisme tanpa harus bergantung pada media arus utama.
Ciri-ciri dari citizen journalism di antaranya adalah:
-
Melaporkan peristiwa secara mandiri tanpa terikat lembaga media profesional.
-
Menggunakan platform digital seperti media sosial, blog, atau portal komunitas untuk menyebarkan berita.
-
Menyajikan informasi dalam bentuk teks, foto, maupun video.
-
Berperan sebagai sumber informasi alternatif yang sering kali melengkapi liputan media konvensional.
Peran citizen journalism kian penting terutama ketika terjadi peristiwa besar yang belum sempat dijangkau oleh media profesional. Dengan bantuan smartphone dan internet, masyarakat bisa langsung membagikan berita secara cepat dan real-time.
Perbedaan Utama Digital Citizen dan Citizen Journalism
Meskipun keduanya sama-sama tumbuh dalam ekosistem digital yang sama, fokus dan orientasi aktivitas digital citizen dan citizen journalism sangat berbeda.
Seorang digital citizen lebih menitikberatkan pada perilaku dan etika dalam menggunakan teknologi digital. Ia bertanggung jawab dalam menjaga keamanan data pribadi, mematuhi norma berinternet, serta menggunakan teknologi untuk tujuan positif.
Sementara itu, citizen journalism lebih berorientasi pada penyebaran informasi dan berita. Seorang jurnalis warga berperan sebagai penyampai kabar yang bisa memperkaya wacana publik dan memperluas akses informasi.
Dengan kata lain, semua jurnalis warga pasti termasuk dalam kategori digital citizen, tetapi tidak semua digital citizen berperan sebagai jurnalis warga.
Kolaborasi Dua Peran dalam Masyarakat Digital
Kehadiran digital citizen dan citizen journalism menunjukkan bahwa masyarakat kini semakin aktif berpartisipasi dalam ruang publik digital. Keduanya saling melengkapi: warga digital menciptakan ekosistem yang aman dan etis, sedangkan jurnalis warga memperkaya arus informasi di tengah masyarakat.
Keduanya juga menjadi cerminan pentingnya literasi digital, yaitu kemampuan untuk memahami, menilai, dan menggunakan informasi digital secara bertanggung jawab. Tanpa literasi digital yang kuat, partisipasi masyarakat di dunia maya berisiko menimbulkan penyalahgunaan informasi, hoaks, atau pelanggaran privasi.
Kesimpulan
Digital citizen dan citizen journalism lahir dari kemajuan teknologi informasi yang sama, tetapi dengan fokus yang berbeda. Digital citizen menekankan etika dan tanggung jawab penggunaan teknologi, sementara citizen journalism berfokus pada peran warga dalam menyampaikan berita dan informasi secara mandiri.
Keduanya menjadi bagian penting dari ekosistem digital yang transparan, partisipatif, dan informatif. Jika dijalankan dengan bijak, kedua peran ini mampu menciptakan masyarakat digital yang cerdas, kritis, serta peduli terhadap lingkungan sosialnya.
Kalau kamu ingin tahu lebih banyak tentang peran warga digital dan perkembangan media di era teknologi, pantau terus artikel terbaru di AKURAT.CO agar tidak ketinggalan update menarik lainnya.
Baca Juga: Sumbang Pajak Rp1,71 Triliun, Kripto Jadi Tulang Punggung Ekonomi Digital
Baca Juga: Platform atau Tools Digital: Pengertian, Fungsi, dan Contohnya
ChatGPT said:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









