Akurat

Huawei Perkenalkan Terobosan Komputasi AI Lokal, Perkuat Ambisi Teknologi China

Petrus C. Vianney | 20 September 2025, 23:07 WIB
Huawei Perkenalkan Terobosan Komputasi AI Lokal, Perkuat Ambisi Teknologi China

AKURAT.CO Huawei Technologies meluncurkan perangkat keras baru yang diklaim menghadirkan komputasi AI kelas dunia tanpa chip Nvidia. ini menjadi terobosan bagi China untuk mengurangi ketergantungan pada teknologi asing di tengah ketegangan Amerika Serikat-China.

Huawei mengumumkan terobosan sehari sebelum panggilan antara Presiden Xi Jinping dan Donald Trump, saat Beijing mendorong kemandirian teknologi sambil menekan pembatasan ekspor AS. Perusahaan Shenzhen mengembangkan klaster supernode dengan chip lokal dan berencana meluncurkan chip Ascend AI baru dalam tiga tahun ke depan.

"Huawei sedang berusaha membangun solusi komputasi 'supernode + cluster' menggunakan proses pembuatan chip yang tersedia di Tiongkok," ujar Eric Xu Zhijun selaku wakil ketua Huawei, dikutip dari South China Morning Post, Sabtu (20/9/2025).

Analis Tilly Zhang dari Gavekal Dragonomics menilai pengumuman ini sebagai momen strategis China untuk memperkuat posisi negosiasi. Menurutnya, meski kualitas chip Nvidia masih unggul, manufaktur chip lokal China mulai siap bersaing secara terbuka.

Su Lian Jye dari Omdia menyatakan langkah Huawei menunjukkan tekad perusahaan berinovasi dan membantu pelanggan meningkatkan infrastruktur. Ia menambahkan ketegangan teknologi AS-China kemungkinan mendorong kedua pihak mencari solusi melalui negosiasi.

Huawei sebelumnya mendapat tekanan dari Beijing untuk membatasi pembelian chip Nvidia khusus untuk pasar China. CEO Nvidia, Jensen Huang, menyatakan kekecewaannya namun memahami agenda besar antara China dan Amerika Serikat.

Sejak masuk daftar hitam AS pada 2019, Huawei fokus mengembangkan chip sendiri. Eric Xu menegaskan chip Ascend menjadi inti strategi AI perusahaan, dengan produk baru seperti Ascend 950 dan 960 yang diharapkan bersaing dengan chip Nvidia dan AMD di pasar lokal.

Huawei merancang Atlas 950 SuperPoD dengan 8.192 kartu Ascend, menawarkan daya komputasi hingga 8 exaflop FP8 dan 16 exaflop FP4. Sistem ini akan tersedia pada kuartal keempat tahun depan, dengan potensi pengembangan Atlas 950 SuperCluster mencapai 524 exaflop.

Meski ambisius, beberapa analis skeptis soal kemampuan Huawei merealisasikan rencana ini, mengingat kompleksitas manufaktur chip domestik. Namun, Paul Triolo dari Albright Stonebridge Group menilai Huawei memiliki potensi besar, mengingat ketahanan perusahaan menghadapi tekanan AS selama lima tahun terakhir.

Huawei juga telah mengimplementasikan sistem CloudMatrix 384 yang mengelompokkan 384 prosesor Ascend AI, memberikan 300 petaflop daya komputasi dan digunakan lebih dari 20 klien di China. Upaya ini memperkuat posisi Huawei sebagai pemimpin AI lokal dan mendukung strategi kemandirian teknologi nasional.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.