Akurat

Ilmuwan Cina Cari Sinyal Radio Alien di Sistem TRAPPIST-1

Petrus C. Vianney | 15 September 2025, 18:15 WIB
Ilmuwan Cina Cari Sinyal Radio Alien di Sistem TRAPPIST-1

AKURAT.CO Ilmuwan Cina sedang mencari sinyal radio dari sistem bintang TRAPPIST-1 yang berjarak 40 tahun cahaya dari Bumi. Sistem ini memiliki tujuh planet mirip Bumi, tiga di antaranya berada di zona layak huni.

Karena kemiripannya dengan Tata Surya, TRAPPIST-1 dianggap sebagai salah satu target terbaik dalam pencarian kehidupan luar angkasa. Planet TRAPPIST-1e bahkan disebut sebagai kandidat paling potensial untuk dihuni.

Penelitian dilakukan menggunakan teleskop FAST (Five-hundred-meter Aperture Spherical Telescope) yang memiliki sensitivitas luar biasa. Selama pengamatan, tim menargetkan lima kali penunjukan frekuensi L-band dengan total waktu 1,67 jam.

Dikutip dari Live Science, Senin (15/9/2025), cakupan frekuensi penelitian berada pada 1,05 hingga 1,45 GHz dengan resolusi \~7,5 Hz. Hal ini dapat membuat deteksi sinyal radio yang sangat lemah dan sulit terdeteksi oleh penelitian sebelumnya.

Tim peneliti yang dipimpin Guang-Yuan Song dari Universitas Dezhou berfokus pada frekuensi radio yang berubah seiring gerakan planet. Sinyal semacam itu hampir tidak mungkin terbentuk secara alami dan bisa menandakan adanya teknologi alien.

Berdasarkan konfigurasi teleskop FAST, tim mampu mendeteksi sinyal radio selemah 2,04×10^10 watt. Dengan kemampuan ini, peluang menemukan sinyal buatan dari peradaban lain menjadi lebih besar dibanding riset terdahulu.

Meski tidak menemukan bukti kuat adanya teknologi alien, penelitian tetap menghasilkan informasi berharga. Hasil ini memberi batas atas tentang kemungkinan keberadaan pemancar alien di sistem TRAPPIST-1.

Para peneliti menegaskan pencarian ini belum berakhir karena TRAPPIST-1 tetap menjadi target utama SETI. Mereka berencana memperluas penelitian dengan metode lain, termasuk mencari sinyal periodik atau sementara yang mungkin belum terdeteksi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.