Satu Prompt ke AI Gemini Setara Menonton TV 9 Detik

AKURAT.CO Google merilis studi lingkungan terbaru, menunjukkan sebuah prompt ke AI mereka, Gemini, hanya menyerap energi sebesar 0.24 Wh. Ini setara menonton TV selama 9 detik, serta mengeluarkan CO₂ sekitar 0.03 gram.
Aspek lain yang menarik: pemrosesan prompt juga mengonsumsi sekitar 0,26 mL air, sekitar lima tetes untuk pendinginan infrastruktur data center. Google menekankan angka ini jauh lebih rendah dari berbagai estimasi publik sebelumnya, memberikan gambaran bahwa biaya lingkungan per prompt generatif sebenarnya relatif kecil.
Untuk perspektif perbandingan, lembaga seperti IEA memperkirakan konsumsi energi global untuk AI bisa meningkat hingga 945 TWh/tahun, setara kebutuhan listrik Jepang saat ini. Artinya, walau per prompt rendah, implikasi kumulatifnya tetap perlu diperhatikan.
Mengutip dari Euronews, Sabtu (23/8/2025) Google mencatat emisi mereka naik 51% sejak 2019, terutama akibat ekspansi operasional dan pembuatan hardware AI, menandakan pentingnya efisiensi dan strategi energi berkelanjutan.
Pengumuman ini tidak hanya soal PR, tetapi juga relevan untuk kebijakan lingkungan di era AI. Organisasi dan regulator makin memperhatikan jejak karbon digital, seperti pentingnya model hemat daya atau hosting di zona hijau.
Jika tren efisiensi energi semacam ini diikuti secara industri, AI bisa tetap tumbuh tanpa membebani bumi. Ini mendorong fait adalah ambil pendekatan “AI ramah lingkungan” sebagai keunggulan kompetitif dan kebijakan korporat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









