Ilmuwan Kembangkan Sel Surya Dalam Ruangan, Perangkat Rumah Tangga Bisa Bebas Baterai

AKURAT.CO Para ilmuwan berhasil menciptakan sel surya baru yang mampu memanen energi dari cahaya dalam ruangan. Teknologi ini digadang-gadang bisa membuat perangkat rumah tangga dan elektronik kecil berfungsi tanpa baterai di masa depan.
Penelitian yang diterbitkan di jurnal Advanced Functional Materials pada 30 April ini menggunakan material perovskit sebagai pengumpul cahaya. Bahan tersebut lebih efisien dibanding panel surya berbasis silikon tradisional, terutama dalam menangkap cahaya redup di dalam ruangan.
Uji coba menunjukkan sel surya perovskit enam kali lebih efisien dibanding sel silikon. Dengan kinerja ini, perangkat seperti keyboard, alarm, hingga sensor bisa mendapat pasokan daya hanya dari cahaya lampu rumah.
Dikutip dari Live Science, Senin (25/8/2025), menurut Mojtaba Abdi Jalebi, profesor di University College London, teknologi ini bisa menjadi solusi ramah lingkungan. Ia menyebut miliaran perangkat kecil saat ini masih bergantung pada baterai sekali pakai, yang jelas tidak berkelanjutan.
Meski menjanjikan, perovskit memiliki kelemahan, salah satunya stabilitas dan usia pakai. Cacat kecil dalam struktur kristalnya sering kali menghambat aliran listrik sekaligus mempercepat kerusakan material.
Untuk mengatasi masalah tersebut, para peneliti menambahkan kombinasi bahan kimia seperti rubidium klorida, DMOAI dan PEACl. Campuran ini membantu mengurangi cacat kristal sekaligus menstabilkan material, sehingga kinerja sel surya lebih tahan lama.
Hasilnya, sel surya perovskit mampu mengubah 37,6 persen cahaya dalam ruangan setara 1.000 lux menjadi listrik. Selain itu, daya tahannya juga meningkat, mampu mempertahankan 92 persen performa awal setelah 100 hari.
Tim peneliti kini tengah berdiskusi dengan industri untuk mendorong skala produksi dan penerapan komersial. Dengan biaya rendah serta proses pembuatan sederhana, sel surya ini dinilai punya potensi besar untuk menggantikan baterai sekali pakai.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









