Akurat

Telkom Gelar Borneo Digital Summit 2025, Dorong Digitalisasi Pemerintah Daerah

Leo Farhan | 7 Juli 2025, 16:25 WIB
Telkom Gelar Borneo Digital Summit 2025, Dorong Digitalisasi Pemerintah Daerah

 

AKURAT.CO Telkom Indonesia menyelenggarakan Borneo Digital Summit 2025 sebagai bagian dari komitmennya dalam mempercepat digitalisasi pemerintahan daerah. Acara ini menjadi forum strategis di Kalimantan untuk mendorong implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), dengan tema “Lead the Change, Win the Future: Digital Victory in B2B.”

Acara dihadiri oleh pejabat dari Kemendagri, KemenPANRB, Komdigi, serta jajaran direksi Telkom. Fokus utama adalah memperkuat tata kelola pemerintahan yang efisien dan transparan melalui transformasi digital. 

Melalui Borneo Digital Summit 2025, Telkom mempertegas perannya sebagai katalisator digitalisasi nasional, mendorong layanan publik yang lebih baik dan pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan. Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, menegaskan komitmen Telkom dalam mendukung pemerintah daerah.

“Telkom bukan saja penggerak untuk transformasi digital, tetapi juga institusi strategis pemerintah yang memiliki kewajiban dan tugas untuk menjadi katalis perkembangan digital di Indonesia, kuncinya adalah kolaborasi,” ungkap Dian.

Ia menjelaskan tiga tugas utama Telkom yakni membangun infrastruktur digital, platform digital, dan layanan digital. “Digitalisasi ini bukan merupakan pilihan, tetapi menjadi suatu keharusan,” tutupnya.

Para pembicara utama membahas topik kunci seperti penguatan otonomi daerah lewat digitalisasi, integrasi SPBE, dan inovasi teknologi untuk pembangunan berbasis data. Rangkaian acara ditutup dengan Focus Group Discussion (FGD) bersama pemerintah daerah dan pelaku industri, guna merumuskan strategi implementatif SPBE.

EVP Telkom Regional IV Kalimantan, Rachmad Dwi Hartanto, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. “Transformasi digital pemerintah daerah tidak dapat berjalan sendiri. Diperlukan sinergi lintas sektor dan pendampingan dari mitra yang memiliki kompetensi digital,” jelasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.