Ancaman Siber Global Meningkat, Indonesia Masuk Zona Risiko Tinggi

AKURAT.CO Serangan siber berskala global kembali menjadi sorotan setelah Amerika Serikat melancarkan Operation Midnight Hammer terhadap Iran pada Jumat dini hari.
Operasi ini menandai eskalasi baru dalam lanskap peperangan modern, sekaligus menyoroti meningkatnya ancaman di dunia maya.
Di tingkat global, negara-negara seperti Rusia dan Tiongkok kerap dituding sebagai aktor utama serangan siber yang terorganisasi. Di Asia Tenggara, Indonesia menjadi salah satu negara paling rentan.
Laporan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mengungkapkan lonjakan 300% serangan terhadap infrastruktur kritis dalam tiga tahun terakhir, sebagian besar memiliki ciri serangan yang diduga disponsori negara asing.
Sektor Vital Jadi Target
Beberapa sektor vital Indonesia yang menjadi sasaran utama meliputi infrastruktur kritis (listrik, air, transportasi), layanan kesehatan, sistem keuangan, energi, teknologi, hingga pemerintahan.
Serangan di sektor-sektor ini bukan hanya mengganggu layanan publik, tetapi juga berpotensi melumpuhkan ekonomi nasional dan mengganggu stabilitas sosial-politik
Ketua Indonesia Cyber Security Forum (ICSF), Ardi Sutedja, menegaskan pentingnya langkah proaktif dari pemerintah dan sektor swasta.
"Indonesia harus memperkuat pertahanan siber nasional, mengurangi ketergantungan pada teknologi impor, serta memperluas kerja sama internasional," ujarnya.
Ia menegaskan diperlukan investasi besar pada teknologi keamanan, pengembangan sumber daya manusia, dan regulasi yang mendukung ketahanan siber.
"Tanpa langkah nyata, Indonesia berisiko menjadi target empuk di tengah eskalasi perang siber global," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 8Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini






