Microsoft Hapus Kata Sandi di Akun Baru, Gantikan dengan Metode Login yang Lebih Aman

AKURAT.CO Microsoft resmi menghapus penggunaan kata sandi secara default untuk akun baru. Langkah ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk mendorong masa depan tanpa kata sandi dan meningkatkan keamanan digital.
Mulai sekarang, pengguna yang mendaftar akun Microsoft baru tidak lagi diminta membuat kata sandi. Sebagai gantinya, pengguna akan menggunakan metode login yang lebih aman seperti kunci sandi (passkey), notifikasi push, atau kunci keamanan fisik.
Sementara itu, pengguna lama masih memiliki opsi untuk beralih ke metode tanpa sandi. Pengguna dapat melakukannya dengan menghapus kata sandi melalui pengaturan akun masing-masing.
Selain itu, Microsoft juga meluncurkan tampilan jendela masuk terbaru. Desain ini dibuat khusus untuk mendukung pengalaman login tanpa kata sandi yang lebih mulus dan efisien.
Sebagai bagian dari kampanye ini, Microsoft mengubah nama 'Hari Kata Sandi Sedunia'. Nama tersebut kini menjadi 'Hari Kunci Sandi Sedunia', sebagaimana dikutip dari TheVerge, Sabtu (3/5/2025).
Microsoft mengklaim bahwa penggunaan kunci sandi terus mengalami peningkatan. Setiap hari, hampir satu juta kunci baru terdaftar dengan tingkat keberhasilan login mencapai 98 persen, jauh lebih tinggi dibandingkan akun yang masih menggunakan kata sandi.
Kunci sandi merupakan metode autentikasi modern yang mengandalkan fitur keamanan bawaan perangkat. Contohnya termasuk Face ID, sidik jari, atau Windows Hello.
Teknologi ini didasarkan pada standar WebAuthn yang aman dan andal. Saat kunci sandi dibuat, akan dihasilkan dua kunci, yaitu satu disimpan di situs layanan dan satu lagi disimpan secara pribadi di perangkat pengguna.
Jika perangkat rusak atau hilang, pengguna tetap dapat mengakses akun mereka melalui perangkat lain yang memiliki cadangan kunci sandi. Alternatif lainnya adalah menggunakan verifikasi melalui nomor telepon, email, atau kunci keamanan fisik.
Saat ini, berbagai layanan telah mendukung penggunaan kunci sandi. Beberapa di antaranya termasuk Apple iCloud, Google, serta manajer kata sandi seperti 1Password dan Dashlane.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








