Apple Tidak Benar-Benar Minta Pengguna iPhone Hapus Chrome, Ini Faktanya

AKURAT.CO Baru-baru ini muncul kabar bahwa Apple memperingatkan pengguna iPhone untuk segera menghapus Google Chrome. Namun, klaim tersebut ternyata tidak sepenuhnya benar dan berasal dari kesalahpahaman terkait kampanye iklan Apple.
Dalam video kampanye bertajuk 'Flock', Apple menggambarkan browser lain seperti Chrome sebagai pelacak aktivitas pengguna. Iklan ini menyoroti keunggulan Safari dalam hal privasi dan keamanan data pengguna.
Video tersebut kembali dibicarakan setelah Google membatalkan rencana untuk membatasi penggunaan cookie pihak ketiga di Chrome. Sebelumnya, Google sempat mengusulkan perubahan untuk meningkatkan privasi pengguna.
Iklan Apple memang secara tidak langsung menyarankan pengguna untuk beralih ke Safari demi alasan privasi. Namun, Apple tidak pernah secara resmi meminta pengguna iPhone untuk menghapus Chrome.
Selain itu, Apple dan Google masih memiliki kerja sama penting. Salah satunya adalah penggunaan Google sebagai mesin pencari default di Safari, sebagaimana dikutip dari The New York Times, Rabu (30/4/2025).
Kesimpulannya, kabar bahwa Apple memperingatkan pengguna untuk menghapus Chrome dari iPhone tidaklah benar. Informasi tersebut berasal dari kesalahpahaman atas kampanye iklan Safari yang menyoroti isu privasi.
Namun, kampanye Apple menekankan pentingnya memilih browser yang lebih aman. Safari dianggap sebagai pilihan terbaik bagi mereka yang peduli dengan privasi.
Apakah Anda juga mempertimbangkan untuk beralih dari Chrome ke Safari?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









