Akurat

Bluesky Resmi Luncurkan Sistem Verifikasi, Ini Penjelasannya

Petrus C. Vianney | 27 April 2025, 21:07 WIB
Bluesky Resmi Luncurkan Sistem Verifikasi, Ini Penjelasannya

AKURAT.CO Bluesky akhirnya meresmikan sistem verifikasinya. Sistem ini bertujuan untuk memastikan bahwa akun-akun terkenal benar-benar otentik.

Meski sekilas mirip dengan sistem laman Twitter sebelum beralih ke verifikasi berbayar, Bluesky menerapkan pendekatan yang berbeda. Bluesky memberikan wewenang kepada pihak ketiga untuk melakukan proses verifikasi.

Melalui blog resminya, Bluesky menjelaskan bahwa organisasi seperti The New York Times, Wired dan The Athletic kini berhak mengeluarkan tanda verifikasi. Namun, Bluesky belum mengungkap daftar lengkap mitra lainnya ataupun proses pemilihannya.

CEO Jay Graber menegaskan bahwa sistem ini masih berada dalam tahap awal. Ia juga menyebutkan bahwa ke depannya Bluesky akan membuka pendaftaran bagi organisasi lain, sebagaimana dikutip dari TechCrunch, Minggu (27/4/2025).

Terkait persepsi publik, Bluesky belum secara tegas menjelaskan apakah verifikasi berarti akun tersebut 'dapat dipercaya'. CTO Bluesky Paul Frazee pun hanya memberikan jawaban singkat mengenai pertanyaan ini.

Peluncuran verifikasi tidak dilakukan secara serentak. Akibatnya, masih banyak akun berita besar yang belum mendapatkan tanda centang.

Sebelum ini, Bluesky mengandalkan sistem verifikasi berbasis domain. Sistem tersebut tetap dipertahankan sebagai opsi tambahan untuk memverifikasi identitas pengguna.

Sementara itu, inisiatif verifikasi tidak resmi yang dijalankan oleh pengguna seperti Hunter Walker belum dihentikan. Namun, masa depan inisiatif tersebut masih belum pasti setelah sistem resmi diperkenalkan.

Bluesky memastikan dapat bertindak jika Pemverifikasi Tepercaya menyalahgunakan haknya. Untuk desain, Bluesky memilih simbol centang biru-putih karena paling cocok dengan palet warna Bluesky.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.