Bluesky Tegaskan Tak Gunakan Data Pengguna untuk Melatih AI Generatif

AKURAT.CO Bluesky, platform media sosial yang dianggap sebagai pesaing X (sebelumnya Twitter), menegaskan bahwa mereka tidak menggunakan data pengguna untuk melatih model AI generatif.
"Kami tidak menggunakan konten Anda untuk melatih AI generatif, dan tidak memiliki niat untuk melakukannya," tulis Bluesky dalam postingannya, dikutip Minggu (17/11/2024).
Bluesky menjelaskan bahwa AI yang digunakan saat ini hanya untuk mendukung moderasi konten dan menyempurnakan algoritma pada fitur 'Discover'. Sistem ini tidak melibatkan pelatihan menggunakan konten pengguna.
Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya migrasi pengguna dari X ke Bluesky, terutama setelah X mengubah fungsi blokir, memperbarui kebijakan privasinya dan mengizinkan penggunaan data pengguna untuk melatih model AI, termasuk LLM Grok milik mereka.
Dukungan terbuka Elon Musk terhadap Presiden Trump juga turut memicu eksodus pengguna ke platform alternatif seperti Bluesky.
Dikutip dari Sea.mashable.com, Bluesky berhasil menarik lebih dari 17 juta pengguna, naik signifikan dari 9 juta pada September lalu.
Hal ini didukung oleh kepercayaan pengguna yang semakin menurun terhadap platform besar seperti X, Meta dan Google, yang kerap memanfaatkan data tanpa memberikan opsi jelas bagi pengguna untuk menolak.
Namun, meski Bluesky belum menggunakan AI generatif, kebijakan privasi mereka tidak secara eksplisit melarang pelatihan model AI di masa mendatang.
Hal ini memunculkan kemungkinan bahwa ketentuan tersebut bisa saja berubah. Meski demikian, untuk saat ini, pengguna Bluesky dapat merasa aman terhadap penggunaan data mereka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








