Google Bayar Mahal ke Samsung agar Gemini Jadi Asisten AI Bawaan di Galaxy S25

AKURAT.CO Google membayar mahal kepada Samsung setiap bulan untuk memasang Gemini sebagai asisten kecerdasan buatan (AI) bawaan di Galaxy S25. Fakta ini terungkap dalam persidangan antimonopoli Google pekan ini.
Peter Fitzgerald, Wakil Presiden Kemitraan Platform dan Perangkat Google, menyebut pembayaran ke Samsung dimulai sejak Januari saat Galaxy S25 diluncurkan. Di seri ini, Gemini menggantikan Bixby sebagai asisten AI default saat tombol daya ditekan lama.
Selain Google, Microsoft dan Perplexity juga mencoba menawarkan kesepakatan serupa ke Samsung. Kedua perusahaan tersebut berharap bisa menghadirkan asisten AI mereka di perangkat Samsung.
Namun, seorang pengacara Departemen Kehakiman AS (DOJ) mengungkapkan bahwa Google baru mengajukan perubahan perjanjian dengan Samsung. Pengajuan itu dilakukan tepat sebelum persidangan dimulai.
Selain pembayaran bulanan tetap, Google memberi Samsung bagian dari pendapatan langganan Gemini. Namun, jumlah pastinya tidak diungkapkan, sebagaimana dikutip dari Bloomberg, Minggu (27/4/2025).
Saat ini, Google menghadapi kemungkinan hukuman berat. Hal ini terjadi setelah perusahaan dinyatakan melanggar undang-undang antimonopoli.
DOJ mendorong agar Google dilarang membuat kesepakatan penempatan default di masa depan. Lembaga itu juga ingin Google memisahkan layanan seperti Chrome dan Search.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









