iPhone Salah Salin Kata 'Rasis' Menjadi 'Trump', Apple Beri Penjelasan

AKURAT.CO Baru-baru ini, pengguna iPhone melaporkan masalah pada fitur dikte suara-ke-teks bertenaga AI dari Apple. Alat tersebut diketahui menyalin kata 'rasis' menjadi 'Trump' sebelum akhirnya memperbaikinya secara otomatis.
Insiden ini menjadi viral setelah sejumlah video memperlihatkan kesalahan transkripsi tersebut tersebar di internet. Sejumlah pendukung Presiden AS, Donald Trump, mengkritik Apple dan bahkan memunculkan teori konspirasi terkait masalah ini.
"Sistem pengenalan suara belajar dari kumpulan data besar, memprediksi kata-kata berdasarkan asosiasi umum. Karena 'Trump' dan 'rasis' sering muncul dalam konteks yang sama, sistem untuk sesaat menghubungkan mereka," tulis @krassenstein dalam unggahannya di platform X, dikutip Kamis (27/2/2025).
Menanggapi hal ini, Apple menjelaskan bahwa kesalahan tersebut disebabkan oleh masalah fonetik pada model pengenalan ucapan iPhone, khususnya dalam mengenali kata-kata yang terdengar mirip dengan huruf 'R'. Apple telah meluncurkan perbaikan untuk mengatasi masalah ini.
Namun, beberapa ahli teknologi meragukan penjelasan tersebut. Dikutip dari Mashable, profesor teknologi bicara Peter Bell dan mantan karyawan Apple yang pernah bekerja pada Siri menilai hal ini lebih mirip 'lelucon serius' daripada sekadar bug teknis.
Masalah ini muncul tak lama setelah insiden lain di mana fitur ringkasan berita AI Apple memberikan informasi yang salah. Meski demikian, Apple mengklaim telah memperbaiki masalah dikte tersebut, dan upaya untuk mereproduksi kesalahan tidak lagi berhasil.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









