Akurat

PT BKN dan Sistema.bio Perluas Akses Energi Bersih dengan Teknologi Biodigester Modern

Sultan Tanjung | 28 Februari 2025, 18:10 WIB
PT BKN dan Sistema.bio Perluas Akses Energi Bersih dengan Teknologi Biodigester Modern

AKURAT.CO – PT Biru Karbon Nusantara (PT BKN) bersama Sistema.bio, perusahaan teknologi biogas asal Meksiko, mengembangkan solusi energi bersih bagi peternak skala kecil di Indonesia.

Melalui proyek percontohan (pilot project) sejak Agustus 2024, inisiatif ini telah memasang 400 unit biodigester modern di Jawa Barat, Toraja, dan Lombok, yang ditargetkan rampung pada Maret 2025.

Langkah ini bertujuan untuk membantu masyarakat beralih dari bahan bakar tradisional ke energi terbarukan yang lebih ramah lingkungan.

Baca Juga: RI Tawarkan Investasi Energi Terbarukan ke 35 Delegasi Perusahaan Prancis

Kolaborasi Global untuk Energi Berkelanjutan

Proyek ini didukung oleh Forward7, sebuah inisiatif dari Kerajaan Arab Saudi yang berfokus pada pengembangan teknologi energi bersih di berbagai negara.

Menurut Agung Permadi, Business Development Manager PT BKN, proyek ini menandai langkah signifikan dalam meningkatkan akses energi hijau bagi peternak sapi perah skala kecil.

"Tujuan utama proyek ini adalah mendukung transisi energi masyarakat dengan teknologi biogas modern yang lebih efisien dan tahan lama," ujar Agung pada Kamis, (27/2).

Baca Juga: Bertemu Presiden Azerbaijan, Puan Dorong Kerja Sama Energi hingga Pariwisata

Keunggulan Teknologi Biodigester Sistema.bio

Teknologi biodigester yang diperkenalkan dalam proyek ini memiliki beberapa keunggulan dibandingkan sistem konvensional:

Daya tahan tinggi – Menggunakan bahan berkualitas yang mampu bertahan hingga 15–20 tahun.
Instalasi cepat – Prefabrikasi memungkinkan unit dipasang hanya dalam waktu satu hari.
Mobilitas fleksibel – Jika peternak berpindah lokasi, sistem ini dapat dibongkar dan dipasang kembali dengan mudah.
Efisiensi energi – Mengubah limbah organik menjadi biogas yang dapat digunakan untuk memasak dan kebutuhan lainnya.

Dampak dan Harapan ke Depan

Selain mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, inisiatif ini mendukung Peraturan Presiden No. 98/2021 tentang Nilai Ekonomi Karbon, yang mengatur sistem perdagangan karbon melalui entitas bisnis.

"Kami berharap proyek ini bisa diperpanjang dengan melibatkan lebih banyak pihak, termasuk pemerintah, sektor swasta, dan lembaga pendanaan, agar dampaknya lebih luas," tambah Agung.

Dengan hampir selesainya proyek ini, PT BKN optimistis bahwa teknologi biogas modern bisa menjadi solusi berkelanjutan bagi ketahanan energi di Indonesia.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.