Indonesia Jadi Medan Persaingan Energi Bersih Amerika dan China

AKURAT.CO Indonesia semakin menjadi pusat perhatian dalam persaingan global menuju energi hijau.
Mengutip Tech Xplore, Amerika Serikat dan China sama-sama berupaya memengaruhi arah kebijakan energi bersih di Tanah Air.
China lebih dulu agresif dengan membangun pabrik panel surya, kendaraan listrik, hingga rantai pasokan baterai di Indonesia. Sementara itu, AS melalui skema Just Energy Transition Partnership (JETP) menjanjikan pendanaan, namun implementasinya dianggap lambat.
Kondisi ini menempatkan Indonesia pada posisi strategis sekaligus dilematis, yakni mendapatkan investasi besar untuk transisi energi, tetapi harus menimbang dampak lingkungan dan kedaulatan energi jangka panjang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prancis Terbuka: Ganda Putra Indonesia Menggila, Leo/Daniel dan Raymond/Joaquin Melesat ke Perempat Final
- 2Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 3Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 6Pemecatan Michael Carrick Mulai Disuarakan, Ada 'Monster' Sulit Dijinakkan di Tubuh MU?
- 7Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 8Megawati Hangestri Dapat Julukan Baru dari Media Korea, Apa Artinya?
- 9Desak Nusron Wahid Dijemput Paksa, MAKI Adukan Pimpinan KPK ke Dewas
- 10KPK Sita BMW Milik Richard Erlangga dalam Korupsi BNPB, Total Ada Empat Mobil








