Sam Altman Tanggapi Elon Musk yang Sebut Kesepakatan OpenAI di Gedung Putih sebagai Tipuan

AKURAT.CO Elon Musk kembali mengkritik OpenAI terkait pengumuman Proyek Stargate yang dilakukan di Gedung Putih. Dalam pernyataannya melalui platform X, Musk menyebut bahwa mereka sebenarnya tidak memiliki uang.
Proyek tersebut melibatkan SoftBank, OpenAI, Oracle dan MGX yang berkomitmen menyuntikkan dana hingga $100 miliar (sekitar Rp1,5 triliun) saat ini dan $500 miliar (sekitar Rp7,5 triliun) dalam empat tahun ke depan untuk pengembangan pusat data AI. Namun, Musk tampaknya meragukan klaim ini.
"SoftBank memiliki jaminan di bawah $10 miliar (sekitar Rp150 triliun). Saya memilikinya dengan otoritas yang baik," tulis Musk di platform X, dikutip Jumat (24/1/2025).
Dia juga menyoroti laporan bahwa CEO SoftBank, bersama dengan Sam Altman dari OpenAI, sempat mencari pendanaan untuk proyek chip AI.
Sam Altman, CEO OpenAI, menanggapi tudingan Musk dengan menyebutnya sebagai pengusaha paling inspiratif di zaman kita. Namun, Altman juga menegaskan bahwa kepentingan nasional tidak selalu sejalan dengan kepentingan bisnis Musk.
Proyek Stargate sendiri direncanakan untuk membangun pusat data di Texas dengan potensi ekspansi ke wilayah lain di AS. Beberapa perusahaan besar seperti Arm, Microsoft, Nvidia, Oracle dan OpenAI menjadi mitra utama proyek ini.
"Skala investasi ini, jelas, sangat besar. Dan apa yang saya pikirkan yang dikatakan tentang kemungkinan kemajuan teknologi, setidaknya apa yang kita semua yakini, sangat besar," ujar Altman.
Pernyataan saling sindir antara Musk dan Altman menyoroti ketegangan yang terus berlangsung di antara keduanya, terutama dalam upaya mereka membentuk masa depan kecerdasan buatan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









