Akurat

AWS Perpanjang Investasi, Jadikan Indonesia Pusat Transformasi Digital

Petrus C. Vianney | 11 Januari 2025, 20:31 WIB
AWS Perpanjang Investasi, Jadikan Indonesia Pusat Transformasi Digital

AKURAT.CO Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) memperpanjang kerja sama dengan Amazon Web Services (AWS) yang telah berlangsung sejak 2022 hingga 2024.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyampaikan bahwa Indonesia memiliki potensi besar dibandingkan negara-negara ASEAN lainnya.

"Kami meminta AWS untuk menambah porsi investasinya di Indonesia guna memastikan pertumbuhan yang berimbang sesuai potensi kami," ujar Meutya, dalam keterangan tertulis yang diterima Akurat.co, Sabtu (11/1/2025).

AWS sendiri telah menggelontorkan investasi sebesar USD 5 miliar (sekitar Rp80 triliun) di Indonesia sejak 2021. Angka ini diproyeksikan terus meningkat, mengingat kapasitas data center di Indonesia diperkirakan tumbuh hingga 260 persen dalam beberapa tahun ke depan.

Baca Juga: Efisiensi BUMN, Menteri Erick Gandeng AWS

Head of Public Policy AWS Asia Pasifik & Jepang, Quint Simon, mengungkapkan bahwa investasi tersebut adalah salah satu yang terbesar secara global.

"Kami membangun seluruh wilayah AWS di Indonesia dan berkomitmen untuk periode investasi 15 tahun, dari 2021 hingga 2036," katanya.

Selain investasi, AWS juga mendukung pengembangan talenta digital di Indonesia melalui program pelatihan cloud computing dan sertifikasi.

Indonesia, sebagai ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara, diprediksi mencapai nilai ekonomi digital USD 130 miliar (sekitar Rp2.103 triliun) pada 2025.

Meutya Hafid menegaskan, kerja sama dengan AWS tidak hanya soal investasi, tetapi juga upaya menjadikan Indonesia sebagai pusat transformasi digital di kawasan. "Ini adalah momen bagi Indonesia untuk menunjukkan kepemimpinannya," pungkas Meutya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.