Android 16 Kenalkan Fitur Sembunyikan Alat Penulisan AI di Papan Ketik

AKURAT.CO Google berusaha memberi pengguna kontrol lebih atas fitur AI di perangkat Android.
Dalam pembaruan terbaru Android 16, pengguna kini bisa menyembunyikan fitur penulisan berbasis AI dari papan ketik, terutama saat memasukkan informasi sensitif seperti kata sandi atau nomor kartu kredit.
Dikutip dari Nextpit.com, Selasa (24/12/2024), pembaruan ini hadir dengan pratinjau pengembang kedua (DP2), memperkenalkan API Alat Penulisan baru.
API ini membuat aplikasi dapat menonaktifkan alat seperti pembuatan teks dan koreksi otomatis saat pengguna mengetik data sensitif, meningkatkan keamanan dan privasi.
Baca Juga: Gboard untuk Android Kini Dilengkapi dengan Kunci Undo yang Mudah Diakses
Selain itu, fitur ini tidak hanya berlaku pada Gboard milik Google, tetapi juga pada papan ketik pihak ketiga, membuatnya lebih luas digunakan.
Meskipun rincian lebih lanjut mengenai fungsi API ini masih terbatas, Google berencana mengungkap lebih banyak dalam rilis beta mendatang.
Pembaruan Android 16 juga mencakup peningkatan haptik untuk getaran yang lebih presisi dan pintasan layar kunci yang dapat disesuaikan, memudahkan akses ke aplikasi catatan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 24 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 4Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 5Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 6Kalender Jawa 27 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pahing Dikenal Cerdas dan Banyak Akal
- 7Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Biaya Marketplace Makin Tinggi, Brand Lokal Mulai Mengandalkan Website Sendiri
- 9Silmy Karim Didakwa Terima Rp1,2 Miliar dari Pungli Dokumen Imigrasi
- 10KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah







