AS Minta Google Lepas Chrome untuk Akhiri Monopoli Pencarian

AKURAT.CO Jaksa Amerika Serikat (AS) mendesak Google untuk melepas browser Chrome, berbagi data dan hasil pencarian dengan para pesaing sebagai upaya untuk mengakhiri dominasi perusahaan dalam pencarian online.
Departemen Kehakiman AS (DOJ) menyampaikan berbagai tuntutan kepada hakim, termasuk melarang Google kembali ke pasar browser selama lima tahun dan mempertimbangkan penjualan sistem operasi Android jika langkah lain gagal memulihkan persaingan.
Berikut adalah tuntutan utama DOJ dalam kasus ini:
1. Lepas kepemilikan Chrome
Google diminta menjual Chrome kepada pembeli yang disetujui pemerintah. Kepemilikan Chrome dan Android dianggap memberikan keunggulan besar kepada Google untuk mendistribusikan mesin pencarinya, sehingga merugikan persaingan.
2. Divestasi Android
Google dapat diminta melepas Android sepenuhnya kepada pihak lain. Jika memilih mempertahankan Android namun tidak mematuhi solusi yang disarankan, DOJ berhak mengajukan divestasi melalui pengadilan.
3. Larangan kepemilikan browser baru
Setelah melepaskan Chrome, Google dilarang memiliki browser atau berinvestasi dalam teknologi pencarian dan periklanan berbasis AI selama lima tahun.
4. Hentikan kontrak pencarian eksklusif
Google harus menghentikan pembayaran kepada pihak ketiga, seperti Apple, untuk menjadikan Google mesin pencari default pada perangkat mereka.
5. Larangan eksklusivitas konten
Dikutip dari Reuters.com, Jumat (22/11/2024), Google dilarang menandatangani kontrak dengan penerbit yang memberikan hak eksklusif atas konten kepada perusahaan.
6. Berbagi data pengguna
Google diwajibkan membagikan hasil pencarian dan data pengguna kepada pesaing dengan biaya minimal. Selain itu, data pengguna yang melibatkan privasi tidak boleh dikumpulkan jika tidak dapat dibagikan.
Tuntutan ini mencerminkan langkah tegas DOJ dalam menekan praktik monopoli Google untuk menciptakan persaingan sehat di sektor teknologi dan pencarian online.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Trump Akui AS Kembali Serang Iran, Sistem Pertahanan Udara Dihancurkan dalam Hitungan Menit
- 2Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 5Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 6KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 7Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar








