Akurat

Robot Tesla Optimus Curi Perhatian dengan Pakaian Unik di Acara Elon Musk

Petrus C. Vianney | 15 Oktober 2024, 17:30 WIB
Robot Tesla Optimus Curi Perhatian dengan Pakaian Unik di Acara Elon Musk

AKURAT.CO Elon Musk baru-baru ini menjadi tuan rumah acara bertema 'We, Robot' di Los Angeles untuk memamerkan Robotaxi tanpa pengemudi Tesla. Namun, perhatian justru tertuju pada robot humanoid Optimus yang bertugas sebagai bartender.

Optimus, yang tingginya hampir enam kaki, tampil mengesankan dengan pakaian konyol seperti topi koboi, dasi kupu-kupu dan suspender. Di balik sebuah bar kecil, robot ini terlihat menyajikan minuman kepada para tamu.

Investor yang hadir, seperti Chris Bakke, memuji inovasi ini, meskipun sebagian peserta menganggapnya tidak lebih dari boneka canggih.

"Optimus hanya menuangkan minuman dan tidak meminta tip 25 persen di iPad. Hanya memasukkan $10 juta (sekitar Rp157,2 miliar) lebih banyak ke dalam saham Tesla," ujarnya, dikutip dari Dailymail.co.uk, Senin (14/10/2024).

Di media sosial, beberapa pengguna mempertanyakan apakah robot ini benar-benar otonom, mengingat adanya operator manusia yang mengendalikannya.

Selain Optimus, acara tersebut juga memperkenalkan Robotaxi Tesla, kendaraan otonom tanpa setir atau pedal yang dijadwalkan akan dirilis pada 2027.

Namun, sorotan utama tetap pada aksi Optimus yang juga berinteraksi dengan tamu dan menunjukkan kemampuan dasar seperti berbicara dan bermain game.

"Ini tidak sepenuhnya Al. Manusia membantu dari jarak jauh. Artinya hari Al tahun depan dimana kita akan melihat seberapa cepat Optimus belajar," tulis @Scobleizer dalam unggahannya di X.

Musk memperkirakan harga robot ini akan berada di kisaran $28.000 (sekitar Rp434 jutaan) hingga $30.000 (sekitar Rp465 jutaan), menyebut bahwa di masa depan, Optimus bisa membantu tugas rumah tangga seperti memotong rumput atau mengajak anjing jalan-jalan.

Kehadiran Optimus mengundang perbandingan dengan film fiksi ilmiah 'I, Robot' dari tahun 2004, di mana robot-robot cerdas melayani manusia namun berpotensi membahayakan.

Meskipun demikian, Musk menegaskan bahwa Optimus dirancang untuk beradaptasi dengan lingkungan manusia, dengan ukuran dan bentuk yang mirip manusia.

Teknologi ini diharapkan dapat mengubah berbagai sektor, mulai dari industri hingga rumah tangga, meskipun masih ada kekhawatiran mengenai perkembangan robot humanoid di masa depan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.