Casio Kena Serangan Siber, Libatkan Ahli untuk Penyelidikan Keamanan Data

AKURAT.CO Casio, perusahaan teknologi terkemuka asal Jepang, mengonfirmasi bahwa mereka mengalami serangan siber serius pada 5 Oktober 2023.
Akses ilegal ke jaringan mereka menyebabkan gangguan signifikan pada layanan. Dalam pengumuman resmi, Casio menyatakan bahwa insiden ini telah mengakibatkan kegagalan sistem yang berdampak pada penyediaan beberapa layanan.
Perusahaan kini tengah melakukan penyelidikan internal dan telah melibatkan ahli eksternal untuk mengevaluasi potensi kebocoran data pribadi dan informasi sensitif.
"Kami sedang menyelidiki detailnya, dan agen spesialis eksternal juga sedang menyelidiki untuk mengonfirmasi apakah ada informasi pribadi atau informasi penting lainnya yang telah bocor," kata perusahaan di situs web Casio, dikutip Jumat (11/10/2024).
Meskipun Casio mengakui adanya gangguan, mereka belum merinci layanan mana yang terpengaruh. Kurangnya informasi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan pelanggan dan pemangku kepentingan mengenai dampak terhadap operasi dan integritas data.
Insiden ini merupakan kelanjutan dari pelanggaran data yang terjadi setahun lalu, di mana peretas berhasil mengakses server platform pendidikan ClassPad dan mengekspos data pelanggan seperti nama dan alamat email.
Meskipun Casio menegaskan bahwa tidak ada aset perusahaan lain yang terkompromikan saat itu, frekuensi pelanggaran semacam ini menunjukkan perlunya langkah-langkah keamanan yang lebih kuat.
Serangan siber ini juga muncul di tengah tantangan finansial bagi Casio, yang telah menginformasikan pemegang saham mengenai kerugian sekitar $50 juta (sekitar Rp750 miliar) akibat restrukturisasi besar-besaran.
Tekanan ganda ini membuat banyak pihak mempertanyakan kemampuan perusahaan untuk mengatasi gangguan operasional dan dampak finansial sekaligus.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









