Akurat

Neuralink Kenbali Sukses Implan Otak Manusia, Pasien Bisa Desain 3D dan Main Game

Siti Nur Azzura | 22 Agustus 2024, 23:45 WIB
Neuralink Kenbali Sukses Implan Otak Manusia, Pasien Bisa Desain 3D dan Main Game

AKURAT.CO Neuralink, perusahaan teknologi otak milik Elon Musk, mengumumkan bahwa implan otak kedua pada manusia telah berhasil dilakukan. Pasien kedua yang menjalani operasi ini kini mampu mendesain objek 3D dan bermain game, seperti Counter-Strike 2.

Implan otak ini dirancang khusus untuk pasien dengan quadriplegia atau kondisi lain yang membatasi gerakan tubuh. Operasi kedua ini berjalan lancar dan menghindari komplikasi yang dialami pasien pertama, Noland Arbaugh, yang mengalami masalah dengan benang elektroda yang terlepas dari otaknya.

Untuk mencegah masalah serupa, Neuralink menerapkan beberapa langkah pencegahan. Seperti mengurangi gerakan otak selama operasi dan memastikan implan lebih dekat dengan permukaan otak. Selain itu, perusahaan juga memperbarui perangkat lunaknya untuk mengatasi komplikasi yang mungkin timbul.

Baca Juga: Hampir Sukses, Implan Chip Otak Neuralink Punya Masalah

Saat ini, perangkat antarmuka otak Neuralink, yang dikenal sebagai Link, memungkinkan pasien mengendalikan kursor dan perangkat digital dengan lebih mudah.

Di masa depan, Neuralink berencana mengembangkan kemampuan Link untuk mengenali beberapa gerakan secara bersamaan dan membantu pasien menulis lebih cepat.

Teknologi ini diharapkan dapat mengembalikan kemandirian digital dan kemampuan berkomunikasi bagi pasien dengan gangguan neurologis.

Untuk saat ini, Link difokuskan pada pasien dengan quadriplegia, tetapi Musk menyatakan bahwa teknologi ini juga memiliki potensi untuk meningkatkan kemampuan kognitif orang sehat, seperti memperkuat ingatan.

Dikutip dari Gadgets360.com, Kamis (22/8/2024), pasien kedua yang diidentifikasi sebagai Alex, seorang mantan teknisi otomotif yang mengalami cedera tulang belakang, keluar dari rumah sakit sehari setelah operasi.

Alex sekarang dapat menggunakan perangkat lunak desain untuk membuat dudukan khusus bagi pengisi daya Neuralink-nya. Musk berharap dapat menanamkan perangkat ini pada lebih banyak pasien sebelum akhir tahun sebagai bagian dari uji coba medis Neuralink.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.