Apple Akan Buka Akses Tap-to-Pay iPhone untuk Pengembang dengan iOS 18.1

AKURAT.CO Apple siap membuka akses eksklusif fitur NFC (Near Field Communication) di iPhone untuk pengembang pihak ketiga dengan pembaruan iOS 18.1.
Sebelumnya, hanya Apple Pay dan Apple Wallet yang dapat memanfaatkan fitur NFC ini. Namun, dengan hadirnya iOS 18.1, Apple akan mengizinkan pengembang untuk menawarkan transaksi NFC dalam aplikasi menggunakan Elemen Aman iPhone.
Dengan pembaruan ini, pengguna iPhone juga akan bisa mengatur aplikasi pembayaran nirkontak default yang dapat diakses melalui dua kali ketukan pada tombol samping iPhone. Sebelumnya, hanya Apple Pay yang bisa muncul ketika pengguna mengklik dua kali tombol tersebut.
Perubahan ini membuka peluang bagi pengembang untuk menghadirkan beragam transaksi nirkontak dalam aplikasi, mulai dari pembayaran di dalam toko, kunci mobil, tiket transportasi, lencana perusahaan, ID siswa, kunci rumah, kunci hotel, hingga kartu loyalitas dan tiket acara.
Sebelum pembaruan ini, akses NFC untuk aplikasi pihak ketiga hanya terbatas pada membaca tag NFC. Namun, dengan pembaruan iOS 18.1, akses tersebut akan diperluas.
Dikutip dari Theverge.com, Kamis (15/8/2024), dalam pernyataannya, Apple juga mengungkapkan bahwa dukungan untuk ID pemerintah akan tersedia di masa mendatang.
Apple berencana merilis API yang diperlukan untuk membangun aplikasi dengan fitur ini kepada pengembang di sejumlah negara, termasuk Australia, Brasil, Kanada, Jepang, Selandia Baru, Inggris dan Amerika Serikat dalam beta pengembang iOS 18.1.
Apple juga menjanjikan akan menambahkan lebih banyak lokasi di masa depan. Meski demikian, pengembang yang ingin memanfaatkan API ini harus membuat perjanjian komersial dengan Apple, meminta hak NFC dan Elemen Aman, serta membayar biaya terkait.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 8Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini






