MLB Uji Partisipasi Robot di Pelatihan Musim Semi 2024

AKURAT.CO Major League Baseball (MLB) berencana menguji sistem tantangan wasit robot pada pelatihan musim semi 2024. Sistem ini diharapkan bisa diterapkan pada musim reguler 2026.
Sejak 2019, MLB telah menguji sistem pemogokan bola otomatis di liga kecil. Namun, masih ada tantangan dalam menentukan bentuk zona pemogakan yang tepat.
"Saya katakan pada pertemuan pemilik bahwa tidak mungkin kami akan membawa ABS ke liga-liga besar tanpa tes latihan musim semi," kata Rob Manfred selaku Komisaris MLB, Dikutip dari Apnews.com, Minggu (21/7/2024).
Manfred menyatakan jika uji coba dilakukan pada 2024, maka tahun 2025 bisa menjadi waktu yang tepat, dengan target penggunaan pada 2026. Teknologi ABS sudah sangat canggih, dengan akurasi hingga 100 inci dalam menentukan jalur bola.
Selama dua musim berturut-turut, lapangan Triple-A telah menggunakan ABS. Namun, MLB belum puas dengan hasilnya dan terus melakukan modifikasi pada zona serangan selama pengujian di liga kecil.
Sistem ABS menentukan serangan berdasarkan titik di mana bola melintasi tengah pelat, 8,5 inci dari depan dan belakang. Zona serangan bagian atas telah ditingkatkan menjadi 53,5 persen dari tinggi pemukul, sementara bagian bawah tetap di 27 persen.
Sementara itu, MLB telah mencoba sistem tantangan di mana wasit manusia membuat sebagian besar keputusan. Setiap tim di Liga Pantai Pasifik memiliki tiga tantangan, sedangkan di Liga Internasional ada dua tantangan.
Tony Clark, ketua asosiasi pemain, menyebutkan bahwa sistem tantangan lebih populer dibandingkan ABS biasa. Namun, masih ada kekhawatiran mengenai konsistensi zona serangan dan potensi masalah teknis seperti gangguan Wi-Fi.
Perubahan aturan permainan diajukan ke komite kompetisi yang beranggotakan 11 orang, termasuk empat pemain, seorang wasit dan enam perwakilan tim. Menjelang musim 2023, komite ini telah menerapkan jam lapangan dan pembatasan pergantian pemain bertahan tanpa dukungan pemain.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









