Akurat

Prosesor Samsung Exynos 2500 Siap Tantang Apple A15 Bionic

Petrus C. Vianney | 15 Juli 2024, 19:57 WIB
Prosesor Samsung Exynos 2500 Siap Tantang Apple A15 Bionic

AKURAT.CO Prosesor terbaru Samsung, Exynos 2500, diprediksi akan menggemparkan dunia ponsel pintar dengan kinerja lebih cepat dan efisien dibandingkan Apple A15 Bionic. Namun, perjalanan peluncurannya tidak sepenuhnya mulus.

Awalnya, terdapat kekhawatiran mengenai kemampuan proses manufaktur GAA (Gate-All-Around) 3nm dari Samsung. Bersamaan dengan suksesnya chip Qualcomm Snapdragon 8 Gen 4, hal ini membuat beberapa orang menduga bahwa Samsung Galaxy S25 mungkin hanya akan menggunakan chip Qualcomm.

Namun, kabar terbaru menunjukkan bahwa Samsung berhasil mengatasi masalah proses GAA 3nm. Exynos 2500 kini menunjukkan performa yang menjanjikan dalam berbagai acara industri dan pengujian awal.

Dikutip dari Gizchina.com, Senin (15/7/2024), Exynos 2500 mengungguli A15 Bionic dan Snapdragon 8 Gen 3 dalam uji kekuatan pemrosesan dan kemampuan grafis.

Ini menunjukkan bahwa Samsung mungkin telah menemukan cara untuk membuat chip yang tidak hanya kuat, tetapi juga hemat daya, berpotensi mengalahkan para pesaing.

Tanggal pasti peluncuran Exynos 2500 belum diumumkan. Namun, kemajuan yang dibuat oleh Samsung menunjukkan bahwa chip ini mungkin akan dirilis pada paruh kedua tahun 2024.

Exynos 2500 yang kompetitif dapat meningkatkan persaingan di pasar ponsel pintar, mendorong inovasi dan memberikan lebih banyak pilihan bagi konsumen. Namun, penting diingat bahwa skor benchmark bukan segalanya.

Keberhasilan Exynos 2500 juga bergantung pada kemampuan Samsung untuk memproduksi chip secara efisien dan mempertahankan kualitasnya. Jika Samsung berhasil mengatasi tantangan ini, Exynos 2500 bisa menjadi lompatan besar dalam pengembangan chip seluler mereka.

Dalam beberapa bulan mendatang, kita akan melihat apakah Exynos 2500 dapat memenuhi harapan dan benar-benar bersaing dengan Apple dan Qualcomm di pasar prosesor ponsel pintar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.