Akurat

Microsoft Kembangkan Suara AI yang Terlalu Nyata, Berbahaya?

Petrus C. Vianney | 14 Juli 2024, 11:36 WIB
Microsoft Kembangkan Suara AI yang Terlalu Nyata, Berbahaya?

AKURAT.CO Microsoft telah menciptakan synthesizer suara AI yang begitu realistis sehingga dianggap terlalu berbahaya untuk digunakan oleh publik.

Dalam makalah penelitian yang ditemukan oleh Live Science, para peneliti Microsoft mengungkapkan bahwa mereka telah mengembangkan penyintesis suara AI, yang diberi nama VALL-E 2. Teknologi ini mampu menghasilkan suara manusia yang sangat alami hanya dari perintah teks.

Menurut makalah penelitian tersebut, ini adalah pertama kalinya sistem text-to-speech berhasil mencapai 'kesetaraan manusia'. Namun, publik tidak akan bisa mencoba teknologi ini karena Microsoft belum merilisnya untuk umum.

Baca Juga: Microsoft Perbarui Desain Word, Excel dan PowerPoint di Web

"Halaman ini hanya untuk tujuan demonstrasi penelitian," tulis Microsoft dalam blog resminya, dikutip Jumat (12/7/2024).

"Saat ini, kami tidak memiliki rencana untuk memasukkan VALL-E 2 ke dalam produk atau memperluas akses ke publik," tambahnya.

Sayangnya, tidak ada sampel audio yang tersedia untuk mendengar hasil suara AI ini, sehingga kita hanya bisa mempercayai klaim para peneliti. Blog tersebut memang menyediakan berbagai grafik dan istilah teknis yang bisa dieksplorasi.

Jika suara yang dihasilkan benar-benar sebaik yang diklaim, mungkin lebih aman jika teknologi ini tidak dirilis untuk umum saat ini.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.