Kenali Trik Penipuan Online Social Engineering, Begini Cara Kerjanya

AKURAT.CO Social engineering merupakan praktik manipulasi psikologis yang digunakan oleh pelaku kejahatan untuk menipu korbannya. Para pelaku memanfaatkan kelemahan manusia, seperti rasa ingin tahu, rasa takut, atau keinginan untuk membantu orang lain, untuk mendapatkan informasi sensitif atau akses ke sistem atau sumber daya yang seharusnya terbatas.
Dilansir laman resmi BSSN, serangan social engineering dapat dilakukan melalui berbagai cara, seperti penipuan melalui telepon, email, media sosial, atau bahkan secara langsung. Pelaku bisa saja berpura-pura menjadi pihak yang berwenang, seperti petugas bank, admin IT, kurir paket, atau bahkan penegak hukum untuk meyakinkan korbannya.
Cara kerjanya yakni pelaku melakukan penyelidikan terhadap calon korban dengan mengumpulkan informasi latar belakang dari calon korban. Pelaku lalu membangun hubungan dan mendapatkan kendali atas korban dengan menceritakan cerita palsu yang terdengar meyakinkan.
Kemudian pelaku memanipulasi dan mengkesploitasi korban dengan memanfaatkan kelemahan korban. Setelahnya pelaku berhasil mendapatkan keuntungan dari korban dan mengakhiri hubungan serta menutupi semua jejak kejahatan yang telah dilakukan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








