Akurat

Sering Disepelekan, Begini Dampak Serangan Ransomware

Petrus C. Vianney | 4 Juli 2024, 19:49 WIB
Sering Disepelekan, Begini Dampak Serangan Ransomware

AKURAT.CO Serangan ransomware sering kali meninggalkan bekas yang lebih dalam daripada sekadar kerugian finansial langsung yang disebabkan oleh pembayaran tebusan.

"Korban Ransomware tidak menyadari besarnya dampak lanjutan setelah insiden selain dari kerugian yang terjadi," ujar Muhammad Salahuddien, pakar IT dari Cyber Security Independent Resilience Team of Indonesia (CSIRT), kepada Akurat.co, Kamis (4/7/2024).

Selain kerusakan atau kehilangan data, serta hilangnya nilai aset yang bocor dan dijual oleh penyerang, terdapat sejumlah dampak lanjutan yang kerap kali tidak disadari oleh para korban.

Dampak-dampak ini dapat merugikan perusahaan dalam jangka panjang dan menghambat operasional mereka. Berikut ini beberapa dampak lanjutan yang mungkin terjadi:

1. Kerusakan reputasi dan hilangnya kepercayaan dari pelanggan dan pemangku kepentingan lainnya.
2. Sanksi dari regulator, termasuk denda dan kemungkinan pencabutan izin operasional.
3. Tuntutan kompensasi dan ganti rugi dari mitra bisnis, yang dapat berujung pada pemutusan kerjasama.

Serangan ransomware sering memaksa perusahaan untuk merombak total kebijakan teknologi dan keamanan mereka, bahkan membangun ulang sistem dari awal dengan memperhatikan hal-hal penting yang sebelumnya diabaikan:

1. Penilaian aset dan perencanaan mitigasi
Melakukan penilaian aset untuk mengetahui risiko dan dampaknya, serta merencanakan langkah mitigasi yang memadai, termasuk asuransi.

2. Penerapan standar keamanan siber
Mengadopsi praktek terbaik dalam keamanan siber dan investasi dalam sumber daya yang diperlukan, serta melakukan pengujian dan latihan kesiapsiagaan secara berkala.

3. Kampanye kesadaran dan peningkatan kapasitas
Melakukan kampanye kesadaran dan peningkatan pengetahuan secara berkelanjutan untuk semua pihak terkait.

Langkah-langkah ini penting untuk memastikan perusahaan lebih siap menghadapi ancaman di masa depan dan meminimalisir dampak dari serangan siber.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.