Pakar IT Minta Pejabat yang Tidak Transformasi ke Mindset Digital Harus Diganti

AKURAT.CO Muhammad Salahuddien, Pakar IT dari Cyber Security Independent Resilience Team of Indonesia (CSIRT), mengungkapkan pandangannya terkait tantangan keamanan data dan transformasi digital di Indonesia.
Menurutnya, persoalan utama yang perlu diatasi adalah mindset birokrasi yang masih konvensional di era digital saat ini. Ia menyoroti bahwa meskipun layanan publik telah bertransformasi ke digital, namun masih ada kendala yang signifikan.
"Pelayanan masih sering kali meminta masyarakat untuk datang secara fisik dan membawa dokumen fisik, meskipun sebelumnya dokumen tersebut sudah diunggah secara online," ungkap Salahuddien saat dihubungi AKURAT.CO, Senin (24/6/2024).
Salah satu solusi yang diusulkan oleh pakar tersebut adalah perlunya perubahan mindset digital di kalangan pejabat yang mengambil keputusan.
Menurutnya, pejabat publik harus lebih responsif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat yang dilayani, bukan hanya mengikuti aturan yang sudah ada. Ini penting agar pelayanan publik dapat lebih efisien, responsif dan sesuai dengan tuntutan zaman.
"Jika pejabat tidak mampu atau tidak mau bertransformasi ke mindset digital, mereka harus diganti dengan individu yang memiliki pemahaman teknologi yang lebih baik," tambahnya.
Ia menegaskan bahwa perlunya adaptasi terhadap teknologi tidak hanya sekadar slogan, melainkan harus diwujudkan dalam praktek yang nyata untuk meningkatkan kualitas layanan publik serta menjaga keamanan data dari potensi ancaman seperti kasus hacking.
Dalam menghadapi masa depan yang semakin digital, transformasi mindset birokrasi dianggap sebagai langkah krusial untuk memastikan bahwa Indonesia dapat bersaing dalam era global yang semakin terhubung melalui teknologi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat
- 10Panggil Bahlil ke Istana, Prabowo Terima Laporan Penguatan Tata Kelola Migas dan Peningkatan Layanan Energi






