500 Juta Data Pelanggan Ticketmaster Dicuri, Kok Bisa?

AKURAT.CO Sebuah kelompok penjahat online mengklaim telah mencuri informasi pribadi lebih dari 500 juta pelanggan Ticketmaster. Meskipun belum dikonfirmasi oleh Ticketmaster, ini bisa menempatkan pengguna pada risiko penipuan.
Kelompok yang disebut ShinyHunters ini telah muncul sejak tahun 2020 dan terlibat dalam pencurian data dari banyak perusahaan, termasuk Ticketmaster. Mereka menjual data curian di dark web, termasuk informasi pribadi dan keuangan.
Meskipun ShinyHunters mengklaim telah mencuri data dari 560 juta pelanggan Ticketmaster, sebagian besar informasi mungkin sudah tersedia secara publik.
Data yang diklaim dicuri mencakup nama lengkap, alamat, nomor telepon, sebagian nomor kartu kredit, serta informasi pesanan dan transaksi.
Dikutip dari Cbsnews.com, Jumat (31/5/2024), Ticketmaster belum mengkonfirmasi serangan ini, tetapi pemerintah Australia sedang menyelidiki klaim tersebut.
Pengguna Ticketmaster disarankan untuk mengganti username dan password akun, memantau aktivitas keuangan mereka, serta mempertimbangkan untuk memulai peringatan penipuan atau pembekuan kredit untuk melindungi diri dari pencurian identitas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









